Minta Dirujuk ke Rumah Sakit Tempat Rizieq Di-swab, Ini Alasan Ustaz Maaher

Rumah sakit itu diketahui sempat digunakan eks Pentolan FPI Habib Rizieq Shihab untuk menjalani tes swab Corona.

Farah Nabilla | Muhammad Yasir
Jum'at, 22 Januari 2021 | 20:40 WIB
Minta Dirujuk ke Rumah Sakit Tempat Rizieq Di-swab, Ini Alasan Ustaz Maaher
Tangkap layar video penyidik Bareskrim Polri saat tangkap Ustaz Maaher di kediamannya. (istimewa)

"Dengar-dengar Maaher lagi sakit keras. Entah kenapa sesudah nonton video dia nangis, gua terenyuh juga. Ternyata hatinya Rinto." kicau Denny seperti dikutip suara.com, Jumat (22/1/2021).

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono pun membenarkan kabar tersebut. Rusdi mengatakan, Maaher kekinian tengah dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Yang bersangkutan sedang sakit, dan dirawat di RS Polri Kramat Jati," katanya.

Sementara, Djudju menyebut Maaher telah dirawat di RS Polri Kramat Jati sejak Rabu (20/1) siang. Maaher disebut menderita sakit lambung.

Baca Juga:Hina Habib Lutfhi, Ustaz Maaher Sakit Keras di Penjara

"Luka di lambung dalam dan mual-mual," ungkap Djudju.

Hina Habib Luthfi

Maaher sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka lantaran dituding telah melakukan penghinaan terhadap Habib Luthfi. Dia dijerat dengan Pasal 45 ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.

Kasus ini berawal ketika Maaher melalui akun Twitter miliknya @ustadzmaaher_, mengunggah foto Habib Luthfi dalam balutan sorban berwarna putih. Maaher kemudian menyebut ulama kharismatik NU itu cantik.

Dia berdalih jika foto Habib Luthfi tersebut ia unggah untuk mengomentari seorang warganet bernama @gunduladul.

Baca Juga:Mual-mual dan Lambung Luka, Ustaz Maaher Dilarikan ke Rumah Sakit

"Iya tambah cantik pakai jilbab, kayak kyainya Banser ini ya," ujar Maaher seraya mengunggah foto Habib Luthfi yang mengenakan sorban.

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak