Resepsi Dibubarkan Polisi Gegara Digelar Secara Rahasia, Tamu Kocar-kacir

Pesta pernikahan dengan 400 tamu undangan ini digelar di sebuah gedung sekolah

Fitri Asta Pramesti | Rima Suliastini
Sabtu, 23 Januari 2021 | 17:23 WIB
Resepsi Dibubarkan Polisi Gegara Digelar Secara Rahasia, Tamu Kocar-kacir
Ilustrasi pesta pernikahan di hotel. (shutterstock)

SuaraJabar.id - Polisi membubarkan sebuah acara resepsi yang diadakan di gedung sekolah. Pesta pernikahan itu digelar secara diam-diam selama masa lockdown

Begitu disambangi pihak kepolisian, pesta pernikahan ini langsung kacau. Tamu undangan disebutkan kocar-kacir melarikan diri. 

Hajatan nikahan dengan 400 tamu undangan  ini digelar di bangunan sekolah Yahudi Ortodoks Charedi di Stamford Hill, Inggris.

Menyadur BBC, Sabtu (23/01/2021), petugas menemukan jendela di The Yesodey Hatorah Senior Girls' School dalam posisi tertutup. 

Baca Juga:Rabbi Yahudi Ortodoks: Vaksin Covid-19 Ubah Lelaki Jadi Gay

Penyelenggara pesta dikenakan hukuman denda sekitar Rp 192 juta karena melanggar aturan lockdown.

Polisi Met awalnya mengklaim sekitar 400 tamu menghadiri pertemuan tersebut. Tapi dalam sebuah pernyataan, mereka menyebut sekitar 150 orang yang hadir di  pesta pernikahan ini yang melanggar hukum ini.

"Orang-orang di seluruh negeri membuat pengorbanan dengan membatalkan atau menunda pernikahan dan perayaan lainnya dan tidak ada alasan untuk jenis perilaku ini.

Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

"Petugas saya bekerja tanpa lelah dengan masyarakat dan kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan penegakan hukum jika itu diperlukan untuk menjaga keamanan orang."

Sementara itu, Boris Johnson melalui juru bocara mengatakan akan mengambil tindakan serius terhadap orang yang secara mencolok dan egois mengabaikan aturan.

Baca Juga:Soal Terompet Yahudi, Budiman Sindir UAS: Jadi Tokoh Jangan Sembarangan

"Pertemuan besar seperti itu menimbulkan risiko kesehatan, tidak hanya bagi mereka yang hadir tetapi mereka yang tinggal bersama mereka atau orang lain yang mungkin berhubungan dengan mereka."

The Yesodey Hatorah Senior Girls' School adalah sekolah putri Yahudi Ortodoks Charedi. kepala sekolahnya meninggal bulan April lalu karena Covid-19.

Juru bicara sekolah ini mengatakan aula sekolah mereka memang kerap disewakan tapi ia tak mengetahui jika itu akan dijadikan pesta pernikahan.

Rabbi Mirvis, yang menjabat sebagai kepala komunitas Yahudi ortodoks Inggris tetapi bukan pemimpin kelompok Charedi, menyebut pesta pernikahan itu sebagai "penodaan paling memalukan dari semua yang kita sayangi".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak