Heboh Protes Warga soal Bansos Ayam Hidup, Dinsos Cianjur Mengaku Baru Tahu

"Mending daging ayam potong, setengah kilogram murni daging. Kalau ayam hidup ada jeroan dan lainnya, belum lagi ada yang mati," tutur warga.

Farah Nabilla | Chyntia Sami Bhayangkara
Selasa, 26 Januari 2021 | 16:43 WIB
Heboh Protes Warga soal Bansos Ayam Hidup, Dinsos Cianjur Mengaku Baru Tahu
Ilustrasi ayam. (Pixabay/Pexels)

SuaraJabar.id - Warga Cianjur melontarkan kritik atas bantuan sosial (bansos) ayam hidup yang mereka terima. Warga menilai bantuan ayam hidup justru merugikan mereka.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, justru baru mengetahui adanya bantuan ayam hidup kepada warga kurang mampu ini.

Ketimbang ayam hidup, warga berharap pemerintah memberi bantuan berupa bahan makan siap olah, misalnya ayam potong.

Salah seorang penerima bansos warga Pagelaran, Cianjur mengaku kebingungan dengan bansos yang diterimanya kali ini.

Baca Juga:Pemkot Depok Tegaskan Dana BST Tak Boleh Disunat Sepeserpun

Biasanya, ia mendapatkan bansos berupa daging ayam potong yang siap diolah. Namun, kali ini ia justru mendapatkan seekor ayam yang masih hidup.

"Ada juga yang mati saat tiba di rumah. Bingung dan kesal juga karena malah tidak bisa diolah, Mau disembelih juga enggak bisa karena kondisinya mati," kata warga dikutip dari Solopos.com -- jaringan Suara.com, Senin (25/1/2021).

Ia mengaku pemberian bansos berupa ayam hidup cukup merugikan warga. Ia berharap bisa kembali mendapatkan bantuan daging ayam siap olah, bukan ayam hidup.

"Mending daging ayam potong, setengah kilogram murni daging. Kalau ayam hidup ada jeroan dan lainnya, belum lagi ada yang mati," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Surya, mengaku baru mengetahui ada pembagian bansos berupa ayam hidup.

Baca Juga:Peran Audit dalam Kasus Penyalahgunaan Dana Bansos

Menurutnya, bansos BPNT yang diperuntukkan bagi warga miskin tersebut biasanya berupa sembako, bukan ayam hidup.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan bantuan senilai Rp 200 ribu melalui kartu khusus.

Nantinya, uang tersebut bisa ditukarkan dengan sembako melalui jaringan layanan bernama e-Warong.

Merujuk pada pedoman umum, KPM akan mendapatkan empat komoditas, yakni beras sebagai sumber karbohidrat, telur, daging sapi, daging ayam dan ikan sebagai sumber protein hewani, kacang-kacangan atau tahu tempe sebagai protein nabati, hingga buah-buahan sebagai sumber vitamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak