Diisukan Dapat Ratusan Juta untuk Kudeta AHY, Ini Kata Kader Demokrat

"(Hal itu) sama sekali tidak pernah ada, kalaupun ada pasti kami tolak atau laporkan. Kami masih tegak lurus terhadap partai dan Ketua Umum AHY," tegas Iwan.

Ari Syahril Ramadhan
Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:53 WIB
Diisukan Dapat Ratusan Juta untuk Kudeta AHY, Ini Kata Kader Demokrat
Ketua umum Partai Demokrat AHY (kiri) [Instagram], KSP Moeldoko [Antara]

SuaraJabar.id - DPC Partai Demokrat Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) ikut berkomentar perihal isu kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Aida Cakrawala mengatakan, kader berlambang bintang mercy di Kota Cimahi menerima undangan ajakan ke pihaknya untuk melakukan pengkhianatan kepada partai. Terlebih sampai menerima uang Rp 100 juta yang diinformasikan sebagai uang muka untuk mengudeta AHY.

"Rasanya gak denger di Cimahi. Ketua saya (Ketua DPC Demokrat Cimahi) gak ada penyampaian itu (Rp 100 juta). Hanya diundang DPD terkait isu itu," kata Aida saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (4/2/2021).

Secara keseluruhan, tegas Aida, kader Partai Demokrat di Kota Cimahi solid mendukung AHY sebagai ketua umum. Menurutnya, saat ini Partai kebesarannya sedang mendapat ujian.

Baca Juga:Dewi Tanjung Minta AHY Jadi Ketua RT, Warganet: Jadi Calon RT di Hambalang?

"Mungkin ini bagian dari dinamika. Tapi insya Allah kami seluruh kader Demokrat solid mendukung AHY sebagai ketua umum," tegasnya.

Pihaknya sangat menyayangkan dengan adanya manuver dari eksternal yang dilakukan ketika Partai Demokrat tengah merealisasikan berbagai program bersama masyarakat. Namun tiba-tiba muncul aksi tidak jantan yang ingin membuat gaduh dan kisruh partainya.

"Mau apa partaianya nanti kalau dengan cara inkonstitusional, enggak elok," ucap Aida.

Hal serupa dikatakan Ketua DPC Partai Demokrat KBB) Iwan Setiawan. Pihaknya tidak pernah ada undangan ajakan ke pihaknya untuk melakukan pengkhianatan kepada partai. Apalagi sampai menerima uang Rp100 jutam

"(Hal itu) sama sekali tidak pernah ada, kalaupun ada pasti kami tolak atau laporkan. Kami masih tegak lurus terhadap partai dan Ketua Umum AHY," tegas Iwan.

Baca Juga:Panas! Surat AHY Ngeluh Kudeta Ditolak, Demokrat Tuding Jokowi Cuci Tangan

Sebagai kader, pihaknya tentu akan loyal kepada pimpinan dan tidak akan tergoda dengan hal-hal atau konflik yang justru akan mengecilkan partai. Sebaliknya ketika ada yang berusaha mengobok-obok partai, pasti akan dilaporkan ke petinggi partai termasuk ke ketua umum.

Menurutnya, secara keseluruhan seluruh kader PD di KBB tidak terpenggaruh dengan adanya isu miring tersebut. Semua kader sedang giat-giatnya melakukan konsolidasi yang diinstruksikan oleh DPP dan DPD. Sehingga semua kader semakin solid dan merapatkan barisan untuk menjaga marwah partai.

"Paling kita ambil hikmahnya, bahwa dengan isu ini popularitas PD semakin melambung," pungkasnya.  [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak