Janggal, RIS Ditemukan Tewan Gantung Diri Usai Ikut Ronda

Nenek korban mengatakan pemuda warga Cianjur itu tidak menunjukkan gelagat mencurigakan sebelumnya.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 10 Februari 2021 | 10:48 WIB
Janggal, RIS Ditemukan Tewan Gantung Diri Usai Ikut Ronda
Ilustrasi mayat. Pemuda di Cianjur ditemukan tewas gantung diri usai ikut kegiatan ronda. [Antara]

SuaraJabar.id - Keluarga menilai RIS (18) tidak menunjukan gelagat mencurigakan sebelum ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di kusen pintu rumahnya.

Nurhayati (58) nenek korban mengatakan, cucunya tersebut ditemukan dalam kondisi seperti gantung diri pada Selasa (9/2/2021) pagi.

RIS merupakan Kampung Pasir Oray RT 02 RW 02, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Pada malam harinya kata Nurhayati, cucunya tersebut masih mengikuti kegiatan ronda bersama warga lainnya.

Baca Juga:Viral Seorang Pria Hendak Bunuh Diri di Flyover Rawa Panjang Bekasi

Pada Selasa pagi, dia memanggil cucunya yang tinggal di sebelah rumah untuk sarapan bersama.

Namun, beberapa kali dipanggil tidak ada jawaban. Karena penasaran, Nurhayati langsung masuk rumah cucunya. Nurhayati kaget saat masuk ternyata RIS ditemukan dalam posisi menggantung dengan menggunakan sarung yang dikaitkan ke atas daun pintu.

Sontak Nurhayati menjerit sambil minta tolong kepada tetangganya. Tak berselang lama, tetangga berdatangan lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Sukaluyu.

Menurut Nurhayati selama ini cucunya hidup sendirian. Sebelum ditemukan tewas gantung diri, kata Nurhayati, cucunya sempat ikut tugas ronda di kampungnya.

"Tidak memperlihatkan gelagat mencurigakan untuk mengakhiri hidupnya," ujar Nurhayati kepada wartawan, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga:Hendak Tagih Utang, Pemilik Warung Kaget Temukan Mayat Gantung Diri

Kanit Reskrim Polsek Sukaluyu, Aiptu Sugeng Wijianto, membenarkan adanya laporan dari warga bahwa RIS meninggal dunia akibat gantung diri di dalam rumahnya.

“Memang benar ada pemuda yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Selama ini korban hidup seorang diri, karena bapaknya sudah meninggal dunia dan ibunya bekerja di Jakarta,” kata Sugeng.

Berdasarkan keterangan dari Puskesmas Sukaluyu, hasil pemeriksaan medis menunjukkan jika RIS meninggal dunia karena bunuh diri.

Hal ini dibuktikan dengan tanda-tanda lidah menjulur, mengeluarkan sperma dan di sekujur tubuhnya tidak ditemukan bekas penganiayaan.

“Hasil pemeriksaan medis bunuh diri, tidak ada tanda penganiayaan. Namun pihak keluarga korban sempat ragu, sehingga meminta jasadnya diotopsi,” pungkasnya.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak