Seribuan Tenaga Kesehatan Gagal Disuntik Vaksin Covid-19 di Sabuga

Paling banyak hipertensi, diabetes, dan menyusui banyak. Mungkin itu masuk ke yang bulan Maret jadi diulang kembali untuk orang diperbolehkan lagi," ujarnya.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 17 Februari 2021 | 14:37 WIB
Seribuan Tenaga Kesehatan Gagal Disuntik Vaksin Covid-19 di Sabuga
Seorang tenaga kesehatan tengah disuntik vaksin Covid-19 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Kota Bandung, Rabu (3/2/2021). [Suara.com/Emi La Palau]

SuaraJabar.id - Seribu lebih tenaga kesehatan (nakes) dan pekerja di lingkungan rumah sakit tidak dapat mengeikuti penyuntikan vaksin Covid-19 secara massal di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung.

Hal tersebut dikarenakan banyak dari mereka yang tidak lolos skrining karena memiliki beberapa penyakit penyerta atau komorbid.

Koordinator Gebyar Vaksinasi Tahap 2, yang juga Direktur Utama RSHS Bandung, Nina Susana Dewi mengungungkapkan, data awal sekira 3.300 nakes dan SDM kesehatan terdaftar untuk mengikuti vaksinasi massal. Namun setelah melalui proses skrining, ada sekitar 1.100 nakes tidak lolos mengikuti penyuntikkan vaksin.

“Awalnya yang daftar itu ada 3.300, tapi ternyata setelah melalui skrining, waktu itu hari pertama hanya 800, hari kedua 1.400an yang berhasil divaksin,” ungkap Nina di Sabuga Kota Bandung, pada pelaksanaan Gebyar Vaksinasi tahap 2, Rabu (17/2/2021).

Baca Juga:502 Nakes di Kota Jogja Belum Terima Insentif, Total Tunggakan Rp5,7 Miliar

Menurut Nina, seribuan nakes yang tidak lolos skrining tersebut memiliki beberapa penyakit pernyerta seperti hipertensi, diabetes dan beberapa dari mereka ada yang berstatus ibu menyusui. Nantinya mereka yang memiliki komorbid akan dijadwalkan kembali pada Maret mendatang.

“Paling banyak hipertensi, diabetes, dan menyusui banyak. Mungkin itu masuk ke yang bulan Maret jadi diulang kembali untuk orang diperbolehkan lagi. Ini hanya menyambung dosis 1 dan 2,” ungkapnya.

Gebyar vaksinasi tahap kedua ini akan berlangsung selama dua hari, pada 17-18 Februari 2021. Pihaknya berharap pada penyuntikan tahap kedua ini dapat diikuti oleh para nakes sesuai dengan penyuntikan pada tahap pertama yang telah berlangsung dua minggu lalu.

“Sasaran kita sekitar 850 orang, tapi besok lebih banyak sekitar 1.450 orang jadi diharapkan semua yg sudah diberikan dosis 1 semua bisa datang untuk dilakukan dosis kedua Sabuga ini,” ungkapnya.

Menurut Nina, pada penyuntikan vaksin dosis kedua ini nakes yang hadir masih cukup rendah. Rencananya penyuntikan tahap kedua akan ditingkatkan hingga akhir Februari 2021.

Baca Juga:Gemetaran, Pedagang Pasar Tanah Abang Ketakutan Disuntik Vaksin Covid-19

“Hampir mencapai 70% untuk dosis 1, tapi dosis 2 masih rendah. Makanya ada gebyar ini untuk merangsang Kabupaten lain untuk lebih meningkatkan dosis 2 nya
Kalau kota Bandung sudah 100% dosis 1. Dosis 2 masih harus ditingkatkan sampai akhir Februari,” ungkapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak