alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bisa Picu Keracunan, Masker Medis Jadi Masalah Baru Pengelolaan Sampah

Ari Syahril Ramadhan Minggu, 21 Februari 2021 | 14:56 WIB

Bisa Picu Keracunan, Masker Medis Jadi Masalah Baru Pengelolaan Sampah
ILUSTRASI sampah medis. Tenaga kesehatan di Kota Cimahi memilah limbah medis yang akan dibuang. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Masker medis bekas pakai perorangan tercampur dengan sampah rumah tangga.

SuaraJabar.id - Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN) tahun 2021 ini agak berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Semenjak pandemi Covid-19 melanda, pengelolaan sampah dihadapkan pada limbah medis bekas pakai perorangan, yakni masker medis.

Limbah medis yang dihasilkan tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan memiliki pengelolaan khusus. Namun jika masker medis dipakai oleh warga biasa, sering kali mereka membuangnya begitu saja ke tempat sampah yang berujung ke sanitary landfield tempat pembuangan akhir sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Lilik Setyaningsih mengakui, sampah medis yang dihasilkan dari masyarakat seperti masker menjadi permasalahan baru yang harus segera dicarikan solusinya.

"Ini memang masalah utama buat kita, terutama masker. Nanti kita cari solusinya," kata Lilik saat dihubungi Suara.com, Minggu (21/2/2021).

Baca Juga: Dipicu Ledakan Gas Metan, Ratusan Warga Tewas Tertimbun Sampah

Dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pembahasan terkait permasalahan ini. Sebab menurutnya penanganan sampah masker yang merupakan limbah medis tersebut harus secara khusus.

"Saya kan baru di sini, nanti dibahas. Untuk mengatasinya memang susah, itukan sekali pakai. Terus banyak masyakat yang pakai," katanya.

Kepala UPTD Kebersihan pada DLH Kota Cimahi, Yusep Koswara menambahkan, setiap sampah yang diambil dari TPS di Kota Cimahi, yang kemudian diangkut ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat memang rata-rata terdapat masker sisa pakai masyarakat.

Selama ini yang terlihat sampah APD ditengah pandemi Covid-19 ini hanya berupa masker saja. Sebab limbah medis lainnya seperti bekas alat rapid test, swab test hingga baju hazmat dikelola Dinas Kesehatan dan fasilitas kesehatan.

"Iya memang ada sampah masker, dari masyarakat perorangan," katanya.

Baca Juga: Agar Tak Dijual Lagi, Begini Tips Buang Masker Medis Usai Dipakai

Ia tak bisa menyebutkan jumlah volume sampah medis maskernya sebab selama ini tidak ada pemilahan secara khusus. Pihaknya hanya mengangkut dari rumah tangga, ke TPS kemudian ke TPAS Sarimukti.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait