Jelita semakin berang ketika tau suaminya ternyata memiliki kebiasaan buruk lainnya. Seperti minum alkohol yang memabukan. Hal yang sangat tidak disukainya. Ada hal buruk lainnya yang tak bisa diungkap Jelita soal kelakukan Joni.
Jelita semakin merasa tidak dihargai ketika mertuanya malah selalu membela Joni. Padahal prilakunya sama sekali tidak mencerminkan sebagai seorang imam dalam rumah tangga.
Konlfik pun selalu menjadi makanan sehari-hari rumah tangga Jelita dan Joni. Seolah tidak pernah reda, malah semakin terlihat suram. Joni tak pernah berubah, selalu saja berbuat seenaknya.
"Iya kayanya berantem terus. Anehnya mertua malah ngebelain terus," tutur perempuan berkerudung itu.
Baca Juga:Kadung Sakit Hati Diselingkuhi Ayus Sabyan, Istri Ogah Rujuk?
Jelita akhirnya tak tahan lagi. Ia memutuskan pisah ranjang, lalu pulang ke rumah orang tuanya. Bukannya memperbaiki hubungan, Joni malah memanfaatkannya dengan asyik main perempuan lain.
"Aku kerja, pisah ranjang, dia mah enak main sama cewek," ucapnya.
Kemudian Jelita mulai menyusun rencana menggugat cerai Joni ke Pengadilan Agama Kota Cimahi. Ada sedikit masalah. Ternyata surat nikahnya ada ditangan Joni. Bak gayung bersambut, lalu Joni-lah yang mendaftarkan gugatan perceraian pada Juni 2020.
Tak mengapai bagi Jelita gugatan atas nama siapa yang masuk. Terpenting ia sudah bulat ingin bercerai dan lepas dari pelukan Joni yang baginya selalu menyakiti.
Proses sidang cerainya cukup berlarut. Joni sempat mengutarakan keinginannya untuk bertahan. Apalagi Joni merasa diberatkan dengan persyaratan cerai yang diajukan Jelita.
Baca Juga:Sambangi Pengadilan Agama, Vicky Alaydrus Gugat Cerai Suami?
Emas gram dan uang Rp 1 juta selama tiga bulan untuk menjalani masa iddah masuk materi dalam sidang perceraian Jelita dan Joni. Jelita tetap ngotot pada pendiriannya.