Geliat Ekonomi dari Desa: Balai Pelatihan Menjahit Kosambi Cetak Wirausaha Perempuan Tangguh

Warga Salembaran Jati antusias ikut pelatihan menjahit dari PIK2. Pelatihan ini bekali keterampilan praktis untuk buka usaha & perkuat UMKM desa.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:48 WIB
Geliat Ekonomi dari Desa: Balai Pelatihan Menjahit Kosambi Cetak Wirausaha Perempuan Tangguh
Ilustrasi menjahit. Deretan mesin jahit terdengar berdengung di sebuah ruangan sederhana di Desa Salembaran Jati, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. [Dok PHR]
Baca 10 detik
  • Pelatihan menjahit diadakan di Desa Salembaran Jati, Tangerang, untuk membekali warga keterampilan membuka usaha rumahan.
  • Puluhan perempuan serius belajar teknik dasar hingga praktik penggunaan mesin jahit sebagai inisiasi CSR PIK2.
  • Tujuan kegiatan ini adalah mendorong pelaku usaha baru dan memperkuat ekonomi UMKM di tingkat desa setempat.

SuaraJabar.id - Deretan mesin jahit terdengar berdengung di sebuah ruangan sederhana di Desa Salembaran Jati, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Di ruangan itu, puluhan perempuan tampak serius mengikuti pelatihan menjahit yang digelar melalui Balai Pelatihan Menjahit sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pelatihan ini hadir untuk membekali warga dengan keterampilan praktis yang dapat langsung digunakan untuk membuka usaha rumahan maupun memperkuat sektor UMKM di desa.

Sejak pagi, para peserta sudah berkumpul untuk belajar mulai dari teknik dasar menjahit, mengenal pola pakaian, hingga praktik menggunakan mesin jahit. Suasana pelatihan pun terasa hidup karena sebagian peserta baru pertama kali mencoba menjahit menggunakan mesin.

Baca Juga:Kisah Inspiratif Mitra SEG: Dari Pendampingan Menuju Kemandirian Ekonomi dan Sosial

Salah satu peserta, Nurmayanti(34), mengaku senang bisa mengikuti pelatihan tersebut karena selama ini ia hanya menjahit secara sederhana menggunakan tangan.

“Dulu saya cuma bisa menjahit sedikit-sedikit kalau ada baju sobek di rumah. Sekarang diajari cara pakai mesin dan membuat pola. Rasanya jadi lebih percaya diri kalau nanti ingin buka usaha kecil,” ujarnya.

Bagi Nurmayanti, keterampilan menjahit dapat menjadi peluang tambahan penghasilan bagi keluarga, terutama dengan menerima jasa permak pakaian atau membuat pakaian sederhana.

Hal serupa disampaikan peserta lainnya, Fitriani (29). Ia berharap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini bisa menjadi awal untuk merintis usaha sendiri.

“Kalau sudah bisa menjahit dengan baik, saya ingin coba menerima pesanan dari tetangga. Minimal bisa bantu ekonomi keluarga,” katanya.

Baca Juga:AyoBandung Dorong UMKM Kuasai AI Lewat Workshop Konten Digital

Program pelatihan menjahit ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pelaku usaha baru di tingkat desa. Selain memberikan keterampilan teknis, kegiatan ini juga membuka wawasan peserta tentang peluang usaha di sektor ekonomi kreatif.

Dengan semakin banyak warga yang memiliki keterampilan produktif, Desa Salembaran Jati diharapkan dapat berkembang sebagai komunitas yang mandiri secara ekonomi melalui penguatan sektor UMKM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak