alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dokter Tirta Bela Jokowi Soal Kerumunan, Tengku Zul: Hadiah untuk Dedemit?

Ari Syahril Ramadhan | Nur Afitria Cika Handayani Kamis, 25 Februari 2021 | 12:27 WIB

Dokter Tirta Bela Jokowi Soal Kerumunan, Tengku Zul: Hadiah untuk Dedemit?
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikerumuni oleh sejumlah masyarakat saat mengunjungi Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021). [Tangkap layar/ist]

"Ada yang bilang tidak direncanakan? Terus hadiah-hadiah yang dibagi-bagi itu dimaksudkan untuk kerumunan jin dan dedemit, bukan kerumunan orang?" cuit Ustas Tengku Zul.

SuaraJabar.id - Pernyataan Dokter Tirta Mandira Hudhi terkait kerumunan di Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan salah Presiden Joko Widodo menuai kritikan pedas.

Salah satunya dari Ustaz Tengku Zulkarnaen. Ia menilai pembelaan Dokter Tirta atas kerumunan di NTT aneh.

Kerumunan sendiri terjadi saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja di Maumere, Sikka, NT, Selasa (23/2/2021).

Dokter Tirta menegaskan, kerumunan yang terjadi di NTT itu bukan kesalahan Presiden Jokowi. Pasalnya ia tidak pernah mengundang masyarakat untuk datang dan berkerumun.

Baca Juga: Kronologi Jokowi Dituding Buat Kerumunan Warga sampai Dilaporkan ke Polisi

"Pak Jokowi tidak sama sekali mengajak berkumpul, apalagi bikin promo, bikin undangan, bikin tiket, apalah. Semua pure antusias yang ramai-ramai datang menyambut presiden, ini tugas protokoler mengatur keramaian. Dan emang kalah jumlah," ujarnya dalam unggahan Instagram, dikutip Suara.com.

Hal ini pun ditanggapi oleh Tengku Zul melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @ustadtengkuzul.

Tengku Zul mempertanyakan pernyataan dokter Tirta yang menyebut kerumunan di NTT tidak diundang. Padahal sudah jelas menurutnya terdapat hadiah yang dibagikan untuk warga.

Cuitan Tengku Zul - (Twitter/@ustadtengkuzul)
Cuitan Tengku Zul - (Twitter/@ustadtengkuzul)

"Dr. Tirta bilang kerumunan itu tidak diundang? Ada yang bilang tidak direncanakan? Terus hadiah-hadiah yang dibagi-bagi itu dimaksudkan untuk kerumunan jin dan dedemit, bukan kerumunan orang?" ujarnya.

Lebih lanjut, Tengku Zul berpendapat bahwa pernyatan tersebut aneh lantaran sulit berpikir sederhana.

Baca Juga: dr Tirta Komentari Kerumunan Jokowi, Tengku Zul: Mikir Sederhana Saja Sulit

"Kenapa sekarang banyak orang jadi aneh ya. Berpikir sederhana saja kesulitan. Aneh," lanjutnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait