Pertahankan Demokrat dari Upaya Kudeta, AHY Sambangi Kemenkumham

Gaya AHY terlihat menggunakan kaca mata hitam melambaikan tangan sebelum memberikan pernyataan persnya.

Ari Syahril Ramadhan | Bagaskara Isdiansyah
Senin, 08 Maret 2021 | 11:55 WIB
Pertahankan Demokrat dari Upaya Kudeta, AHY Sambangi Kemenkumham
Partai Demokrat kubu AHY saat mendatangi Gedung Kemenkumham RI. [Suara.com/Bagaskara]

SuaraJabar.id - Rombongan Ketua Uum DPP Partai Demokrat gus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendatangi gedung Kemenkumham tepatnya Ditjen Administrasi Hukum Umum, Senin (8/3/2021) sekira pukul 10.35 WIB).

AHY bersama jajaran pengurus Demokrat mendatangi Kemenkumham untuk adu legalitas menyerahkan bukti sah kepengurusan.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, terlihat jajaran pengurus DPP Demokrat berserta ketum AHY datang dengan menggunakan dua mobil bus besar.

Terlihat AHY turun lebih dulu dengan didampingi oleh jajaran pengurus partai seperti Herzaky Mahendra Putra, Hinca Panjaitan hingga Didik Mukrianto.

Baca Juga:Kubu Moeldoko dan AHY Datangi Kemenkumham Polisi Berjaga di Sejumlah Titik

Tampak AHY langsung menyapa para awak media yang meliput. Gaya AHY terlihat menggunakan kaca mata hitam melambaikan tangan sebelum memberikan pernyataan persnya.

Sebelum AHY serta jajaran DPP datang ke lokasi, terlihat dua kotak berisi berkas tiba lebih dulu ke gedung Ditjen Administrasi Hukum Umum.

Dua Kubu Adu Legalitas

Kedua kubu Demokrat akan menyerahkan bukti sah kepengurusan yang mereka akui.

Adapun AHY bakal turun gunung langsung membawa serta seluruh Ketua DPD Partai Demokrat ke Kemenkumham. Bukan hanya membuktikan Partai Demokrat dibawah kepemimpinannya yang sah, AHY juga bakal membuktikan bahwa kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatra Utara produk abal-abal.

Baca Juga:Demokrat Versi KLB Tunjuk Moeldoko: Bagaimana Menilai Kisruh yang Terjadi?

"Kita besok akan menyampaikan bagaimana sikap Partai Demokrat menghadapi KLB abal-abal ini dengan segala bukti yang kita miliki dari sisi legalitas, sesuai AD/ART, ingin menunjukan pada Kemenkumham apa yang menamakan dirinya KLB adalah abal-abal saja dan itu tidak sah dan itu diluar konstitusi AD/ART Partai Demokrat," tutur Anggota Majelis Tinggi Syarief Hasan di DPP Partai Demokrat ditulis Senin (8/3/2021).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak