Ngeri! Ini Pengakuan Anak yang Dirawat di RSJ akibat Kecanduan Game Online

"Sok ngalungkeun handphone (Suka melempar handphone)," ujar anak yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Jabar karena kecanduan game online itu.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 16 Maret 2021 | 15:39 WIB
Ngeri! Ini Pengakuan Anak yang Dirawat di RSJ akibat Kecanduan Game Online
Dua orang gamers main bareng game online Mobile Legend di Jakarta, Minggu (31/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selasa (16/3/2021) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB Uu Ruzhanul Ulum menemui remaja kecanduan game di gawai yang menjalani rawat jalan di RSJ Provinsi Jabar.

Dalam kunjungan tersebut Wagub Uu menemui empat orang remaja putra di salah satu ruangan konsultasi RSJ Provinsi Jawa Barat.

Seusai berdialog dengan remaja pria tersebut Wagub Uu mendoakan agar para remaja putra tersebut bisa lepas dari kecanduan game di gawai.

"Jadi saya datang ke sini untuk meyakinkan, dan memang dampak handphone ini sangat luar biasa," kata dia.

Baca Juga:Raih Laba Bersih Rp 1,7 T, BJB Pertahankan Tren Positif di Tengah Pandemi

Menurut dia saat ini banyak anak-anak yang ketergantungan atau kecanduan (adiksi) terhadap gawai dan faktor penyebab kecanduannya beragam.

"Penyebabnya bisa karena awalnya gangguan stres mengurung diri, dan punya teman kemudian pegang handphone karena enggak ada kegiatan. Bisa juga mereka enggak punya komorbid, kemudian pegang telepon," kata dia.

Melihat fenomena kasus anak kecanduan games di gawai, Wagub Uu meminta ke para orang tua untuk bisa mengawasi anak dengan berbagai situasi dan kondisi dan berikan pendidikan spiritual kepada anak.

"Jangan biarkan anak mengurung diri sendiri di kamar, anak harus ceria, harus bergaul dengan temannya tapi jangan asal bergaul. Anak harus diberikan pendidikan ukhrowi dengan memanggil ustazd atau yang nonmuslim memanggil tokoh agama untuk menjaga keseimbangan," kata dia. [Antara]

Baca Juga:Sejauh Apa Efektivitas Vaksinasi Covid-19 di Jabar? Ini Kata Ridwan Kamil

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak