Misteri Hawa Panas Tiap Malam Jumat di Terowongan Sasaksaat

Tiap 17 Agustus, dilaksanakan tradisi sembelih ayam dan kambing di terowongan terpanjang di Indonesia itu. Jika telat atau tidak dilakukan, peristiwa mistis kerap terjadi.

Ari Syahril Ramadhan
Jum'at, 02 April 2021 | 17:45 WIB
Misteri Hawa Panas Tiap Malam Jumat di Terowongan Sasaksaat
Terowongan aktif terpanjang di Indonesia, yakni Terowongan Sasaksaat di Kabupaten Bandung Barat. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

SuaraJabar.id - Bukan cuma punya sejarah panjang, Terowongan Sasaksaat di Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ternyata memiliki banyak cerita.

Salah satunya adalah hawa panas yang terasa di dalam terowongan terpanjang di Indonesia itu yang hanya muncuk setiap malam Jumat dan malam Senin.

Adanya hawa panas di tiap malam tertentu itu dikisahkan Krisna Budirohman, salah seorang penjaga Terowongan Sasaksaat.

Krisna sehari-hari bertugas untuk mengecek jalur kereta api di dalam terowongan sepanjang 949 meter itu.

Baca Juga:Wisata Lembang Berharap Berkah dari Tradisi Munggahan Jelang Ramadan

"Paling kalau malam Jumat, malam Senin hawanya berubah panas. Kalau warga sudah biasa," kata Krisna kepada Suara.com kepada Suara.com baru-baru ini.

Ia menambahkan, ada tradisi turun-menurun di terowongan itu. Tradisi yang dimaksud berupa pemotongan hewan jenis kambing dan ayam yang setiap tahunnya dilakukan PT KAI di terowongan aktif terpanjang di Indonesia itu. Tradisi itu dilakukan mendekati tanggal 17 Agustus atau Hari Kemerdekaan Indonesia.

Ia mengatakan, tradisi pemotongan kambing dan ayam itu sudah dilakukan sejak terowongan sepanjang 948 meter itu diresmikan lebih dari seratus tahun lalu.

"Dari zaman Belanda sudah dilakukan. Jadi pas diresmikan tradisi itu sudah ada," kata Krisna.

Ia menjelaskan, tradisi dengan memotong 1 ekor kambing, 1 ekor ayam serta 1 ekor ayam dilepaskan itu sebagai bentuk rasa syukur dan doa keselamatan. Dalam pelaksanannya dihadiri juga oleh tokoh agama dan sesepuh setempat.

Baca Juga:Korupsi Bansos, Bupati Bandung Barat Aa Umbara dan Anaknya Raup Rp 3,7 M

"Kambing dan ayamnya pun hasil urunan warga setempat. Kemudian nantinya juga dibagikan lagi kepada warga untuk dimakan bersama-sama," jelasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak