Senada dengan Mulya Heryani, ia mengaku uang hasil kerja membersihkan makam digunakan untuk jajan dan ditabungkan di rumah.
"Uangnya sebagian ditabung untuk beli baju lebaran," ucap Mulya.
Saat ramai peziarah, para tukang bersih-bersih makam ini rata-rata mendapatkan upah puluhan ribu rupiah per orang. Bahkan ada juga yang mencapai seratus ribu rupiah.
"Kemarin saya dapat Rp 70 ribu," kata Mulya.
Baca Juga:Lagi 'Enak-enak' 12 Pasangan Mesum di Tasikmalaya Diamankan Satpol PP
Para tukang sapu dan bersih-bersih makam di TPU Cieunteung ini sudah bersiap sejak pagi. Mereka menunggu para peziarah di depan gerbang masuk areal pemakaman.
Mereka pun langsung memburu peziarah yang datang dan tanpa ragu menawarkan jasa dan tenaganya.
Salah seorang peziarah, Sandi mengatakan, keberadaan tukang bersih-bersih makam cukup membantunya membersihkan makam dari sampah dedaunan dan rumput yang tumbuh di sekitar makam.
"Alhamdulillah, mereka sangat membantu membersihkan makam keluarga di sini. Tidak merasa terganggu, kok," ujarnya.
Baca Juga:Raup Rp 1 Juta per Hari dari Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadan