Dalem Kaum Masih Jadi Lokasi Ngabuburit dan Berburu Baju Lebaran Favorit

Meski kawasan itu padat, namun pengunjung pusat perbelanjaan di sekitar kawasan itu seperti Pasar Baru, Kings, Yogya Kepatihan, dan Plaza Parahyangan nampak mulai menurun.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 05 Mei 2021 | 05:54 WIB
Dalem Kaum Masih Jadi Lokasi Ngabuburit dan Berburu Baju Lebaran Favorit
Situasi kepadatan masyarakat di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/5/2021). [ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi]

SuaraJabar.id - Kawasan Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung masih dipadati warga dari berbagai wilayah dengan berbagai keperluan mulai dari berbelanja kebutuhan Lebaran hingga hanya sekadar ngabuburit pada Selasa (5/5/2021) petang.

Meskipun menggunakan masker, namun situasi di kawasan tersebut nampak mengabaikan jaga jarak hingga menciptakan kerumunan. Pemerintah Kota Bandung sendiri menyatakan telah menginstruksikan jajarannya agar mengatasi hal itu.

"Kemarin kita menegaskan seperti Dinas terkait, Satpol PP, Dishub beserta Kewilayahan untuk meminimalisasi kerumunan itu," kata Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Bandung, Jawa Barat, Selasa.

Adapun petugas Satpol PP yang berjaga nampak tak mampu membendung animo masyarakat menyambut suasana Lebaran 2021 itu. Sehingga para petugas Satpol PP pun nampak mondar-mandir untuk mengawasi pergerakan masyarakat.

Meski kawasan itu padat, namun pengunjung pusat perbelanjaan di sekitar kawasan itu seperti Pasar Baru, Kings, Yogya Kepatihan, dan Plaza Parahyangan nampak mulai menurun.

Sebelumnya sejumlah pusat perbelanjaan di kawasan tersebut dipadati warga hingga membludak pada Minggu (2/5). Tak terkecuali Jalan Dalem Kaum juga yang kerap dituju masyarakat.

Jalan Dalem Kaum sendiri merupakan jalan yang sebagiannya ditutup dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan karena khusus untuk pejalan kaki.

Mengenai maraknya kerumunan masyarakat di kawasan itu, Yana pun mengajak masyarakat untuk tak lelah menerapkan protokol kesehatan COVID-19 karena pandemi belum berakhir.

Apalagi maraknya kerumunan itu berpotensi menyebabkan adanya lonjakan kasus COVID-19. Menurut Yana, lonjakan itu akan nampak dua pekan setelahnya.

"Makanya kita harus saling mengingatkan, karena di satu sisi pelaku ekonomi merasa 'marema' saat ini setelah beberapa lama. Cuma kita ingatkan lagi ledakan itu bisa terjadi kalau kita abai terhadap pelaksanaan protokol kesehatan," kata Yana. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak