alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Keracunan Massal Usai Hadiri Pesta Khitanan, Korban: Saya Makan Gulai

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 19 Mei 2021 | 07:00 WIB

Keracunan Massal Usai Hadiri Pesta Khitanan, Korban: Saya Makan Gulai
Sejumlah pasien yang diduga keracunan usai menghadiri acara khitanan di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi. [Istimewa via BPBD Kabupaten Sukabumi]

Kondisi pasien keracunan makanan di Kabupaten Sukabumi saat ini mulai membaik. Menurut dr Asep gejala yang dialami para pasien rata-rata sama, yaitu lemas, pusing, dan mual.

SuaraJabar.id - Nasib nahas menimpa puluhan warga Kabupaten Sukabumi. Mereka mengalami mual, lemas dan pusing sepulang dari acara khitanan di Kampung Tipar RT 47/10 Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Puluhan warga itu diduga mengalami keracunan makanan usai menghadiri acara khitanan, Minggu (16/5/2021) lalu.

Sekretaris Camat Cisaat Yuki Ramdan dalam laporan tertulis mengatakan ada 25 warga yang diduga Keracunan usai menghadiri acara tersebut. Mereka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi.

Hingga Selasa (18/5/2021) pukul 10.30 WIB, tercatat 17 orang telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing dan delapan lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi.

"Yang Keracunan warga Cibadak dan warga Nagrak," kata Yukki kepada Sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com, Selasa malam.

Seorang perempuan dewasa yang saat ini dirawat di RSUD Sekarwangi mengaku jika mulai merasa tidak enak badan pada hari senin siang, karena makin parah Selasa pagi dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga: Termasuk Situ Gunung, Tempat Wisata di Kabupaten Sukabumi Ditutup Sementara

“Khitanan itu mengundang keluarga besar. Kata mantri yang awal cek kondisi saya dan keluarga sih Keracunan makanan, tapi ya nggak tahu juga. Di acara itu saya makan Gule Kambing dan jeroan,” jelasnya Selasa malam.

Kepala Bidang Pelayanan Medis Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi dr Asep Seherman saat dihubungi pada Selasa malam ikut membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya kita masih merawat orang warga Kampung Cireundeu Nagrak, dugaan keracunan satu di antaranya masih anak-anak," jelas dr Asep Suherman.

Kondisi pasien saat ini mulai membaik. Menurut dr Asep gejala yang dialami para pasien rata-rata sama, yaitu lemas, pusing, dan mual.

"Kondisi para pasien saat ini stabil," pungkasnya.

Baca Juga: Asyik Selfie, Pasutri Nyaris Tewas Digulung Ombak Pantai Kawanghawu

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait