alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pasien COVID-19 Meninggal Bertambah, Penggali Kubur TPU Cikadut Kewalahan

Ari Syahril Ramadhan Senin, 14 Juni 2021 | 16:54 WIB

Pasien COVID-19 Meninggal Bertambah, Penggali Kubur TPU Cikadut Kewalahan
Sejumlah petugas memikul jenazah yang dimakamkan dengan protokol COVID-19 di TPU Cikadut, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (14/6/2021). [ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi]

Sebelumnya jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol COVID-19 ada sekitar tiga sampai empat jenazah, namun kini setiap hari mencapai 10 hingga 20 jenazah per hari.

SuaraJabar.id - Petugas pemikul dan penggali kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus COVID-19 Cikadut, Kota Bandung harus bekerja ekstra menghadapi peningkatan angka kematian pasien COVID-19.

Sejak awal bulan Juni 2021 ini, jumlah jenazah pasien COVID-19 yang dimakamkan di TPU Cikadut mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.

Pengelola TPU Cikadut Ajat mengatakan kenaikan itu mulai terjadi pada 9 Juni 2021. Sebelum itu, kata Ajat, jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol COVID-19 ada sekitar tiga sampai empat jenazah, namun kini setiap hari mencapai 10 hingga 20 jenazah per hari.

"Sekarang dari jam 06.00 WIB sampai jam 13.00 WIB juga sudah ada sembilan jenazah yang dimakamkan," kata Ajat saat ditemui di Kantor UPT TPU Cikadut, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Klaster Masjid Muncul Lagi, Hampir 100 Orang Positif COVID-19 di Paulan

Kenaikan itu pun, kata dia, berdampak terhadap para petugas pemikul dan penggali dalam melakukan proses penguburan. Pasalnya, menurutnya mereka bekerja selama 24 jam penuh.

"Sampai malam juga di sini kan kewalahan bikin liang lahatnya, kalau malam juga ada kan yang menggali, jadi di sini cuma penangguhan saja, misalnya datang jam 08.00 WIB, diundur sebentar saja untuk menyediakan liang lahat," katanya.

Menurut Ajat, kini para petugas penggali dalam satu harinya selalu menyiapkan 20 liang lahat di TPU khusus COVID-19 tersebut. Para petugas dari TPU lain pun menurutnya ada yang dikirimkan untuk membantu proses pemakaman di TPU Cikadut.

"Pekerjanya sekarang ada sekitar 30 orang, dan itu juga dibagi shift-nya, jadi satu liang lahat dikerjakan dua orang," katanya.

Ajat mengatakan jenazah yang dimakamkan di TPU Cikadut bukan hanya warga asli dari Kota Bandung. Karena TPU Cikadut kini menurutnya juga menjadi pemakaman rujukan dari sejumlah rumah sakit di Kota Bandung yang juga menjadi rujukan COVID-19 bagi pasien di Bandung Raya.

Baca Juga: PPKM Mikro Diperpanjang Lagi, Kapasitas Perkantoran di Zona Merah Harus 25 Persen

Dari catatannya, sejak awal bulan Juni 2021 hingga tengah bulan ini sudah ada 155 jenazah yang dimakamkan dengan protokol COVID-19 di TPU Cikadut. Sedangkan selama bulan Mei 2021 ada 151 Jenazah yang dimakamkan dengan protokol COVID-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait