Wisatawan Tak Boleh Datang, Objek Wisata di Bandung Terancam Rugi Puluhan Miliar

Ada 20.000 lebih orang yang bergantung kehidupannya terhadap jalannya objek wisata di Bandung Raya ini baik secara langsung ataupun tidak.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 16 Juni 2021 | 15:35 WIB
Wisatawan Tak Boleh Datang, Objek Wisata di Bandung Terancam Rugi Puluhan Miliar
ILUSTRASI-Pengunjung Terminal Wisata Grafika Cikole (TWFC) Kabupaten Bandung Barat bermain dengan koleksi burung di tempat itu. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

SuaraJabar.id - Status Bandung Raya Siaga 1 COVID-19 berimbas pada pelaku sektor wisata. Dengan dilarangnya wisatawan luar kota seperti dari Jakarta berkunjung, objek wisata di Bandung ditaksir berpotensi mengalami kerugian hingga Rp 60 miliar.

Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Jawa Barat, Heni Smit, Rabu (16/6/2021).

Ia meminta pemerintah mempertimbangkan secara matang sebelum melakukan penutupan objek wisata dalam rangka pengendalian penyebaran COVID-19.

Menurutnya, terdapat 100 objek wisata di Bandung Raya yang terkena dampak dari imbauan Gubernur Ridwan Kamil untuk tidak berkunjung selama tujuh hari ke depan.

Baca Juga:Puluhan Ton Kelapa Parut Kering Asal Jabar Diekspor ke Amerika Tengah

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan wilayah Bandung Raya, meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat kini berstatus Siaga 1 Covid-19.

Terlebih Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat berstatus zona merah. Imbasnya, Ridwan Kamil menginstruksikan agar wisatawan ke wilayah Bandung Raya selama tujuh hari ke depan.

"Kami bisa mengalami kerugian sekitar Rp60 miliar akibat penutupan objek wisata selama sepekan ini," kata Heni.

Ketua DPD PUTRI sekaligus pemilik de Lodge itu menyatakan, sebanyak 20.000 lebih orang yang bergantung kehidupannya terhadap jalannya objek wisata di Bandung Raya ini baik secara langsung ataupun tidak.

Untuk itu, pihaknya juga meminta kepada pemerintah agar memberikan suntikan berupa kompensasi demi meringankan beban operasional selama sepekan objek wisata ditutup.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Naik, Penjual Masker Malah Curhat Dagangannya Kurang Laku

"Pemerintah mesti mempertimbangkan pemberian kompensasi, seperti relaksasi pajak, kredit ke perbankan, dan aspek lainnya yang mampu meringankan beban penutupan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak