alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bandung Raya Siaga 1 COVID-19, Objek Wisata di KBB Masih Buka

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 16 Juni 2021 | 14:42 WIB

Bandung Raya Siaga 1 COVID-19, Objek Wisata di KBB Masih Buka
ILUSTRASI-Salah satu objek wisata di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Ia mengaku sebetulnya penutupan tempat wisata mulai berlaku per Rabu (16/06/2021) akan tetapi para pengelola belum menerima Surat Edaran (SE) dari pemerintah daerah.

SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan wilayah Bandung Raya masuk siaga 1 COVID-19 pada Selasa (15/6/2021) akibat tren kasusnya yang meningkat usi Lebaran.

Naiknya kasus penularan virus korona itu berimbas pada sektor wisata. Ridwan Kamil melarang wisatawan dari luar kota untuk berwisata ke wilayah Bandung Raya hingga pekan depan.

Tetapi, sehari pascapenetapan Siaga 1 COVID-19 di wilayah Bandung Raya, sejumlah tempat wisata di Lembang Kabupaten Bandung Barat ternyata masih menerima pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB, Heri Partomo mengaku, sebetulnya penutupan tempat wisata mulai berlaku per Rabu (16/06/2021) akan tetapi para pengelola belum menerima Surat Edaran (SE) dari pemerintah daerah.

Baca Juga: Semakin Ganas! Angka Kematian Covid-19 di Cianjur Naik 3 Kali Lipat

"Suratnya sedang diproses, mudah-mudahan bisa segera turun untuk disampaikan kepada para pengelola wisata karena suratnya juga sudah ditandatangani Pak Plt (Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan)," tuturnya.

Heri menyatakan, pihaknya bakal mematuhi istruksi gubernur yang meminta menekan kedatangan wisatawan dari luar daerah selama sepekan ke depan untuk menanggulangi lonjakan kasus COVID-19.

"Sesuai instruksi gubernur agar wilayah yang zona merah yakni Kabupaten Bandung dan Bandung Barat menutup aktivitas tempat wisata selama tujuh hari ke depan," kata Heri.

Terpisah, General Manajer Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC), Sapto Wahyudi sudah menerima informasi penutupan objek wisata selama sepekan ke depan. Pihaknya kini tengah menunggu surat edaran dari pemerintah daerah.

"Iya informasinya ditutup seminggu. Kita masih nunggu surat edarannya," ucap Sapto.

Baca Juga: Waduh! 57 Warga Positif Covid-19, Satu Dusun di Magelang Lockdown

Meski berat, pihaknya memahami langkah yang diambil pemerintah agar kasus COVID-19 secepatnya bisa terkendali sehingga semuanya bisa kembali normal, termasuk sektor pariwisata.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait