Tak Berhenti di Ibu Tiri, Ayah Kandung NS Kini Dibidik Polisi Atas Dugaan Penelantaran Anak

Polres Sukabumi tidak hanya menahan TR, tetapi juga menindaklanjuti laporan dugaan penelantaran NS sebelum meninggal dunia oleh ayah kandungnya, AS.

Andi Ahmad S
Rabu, 25 Februari 2026 | 23:15 WIB
Tak Berhenti di Ibu Tiri, Ayah Kandung NS Kini Dibidik Polisi Atas Dugaan Penelantaran Anak
Ilustrasi Tragedi NS di Sukabumi Dianiaya Ibu Tiri. (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Polres Sukabumi menetapkan TR (48) sebagai tersangka kekerasan anak terkait kematian NS (13) di Jampangkulon, Sukabumi.
  • Ibu kandung NS, Lisnawati, melaporkan mantan suami (ayah korban) berinisial AS atas dugaan penelantaran anak pada Selasa (24/2/2026).
  • Laporan penelantaran didasari bukti percakapan yang mengindikasikan AS menolak membawa NS yang sakit ke rumah sakit.

SuaraJabar.id - Kasus kematian NS (13), bocah asal Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang telah menyeret ibu tiri TR (48) sebagai tersangka tindak pidana kekerasan anak, kini semakin membongkar fakta-fakta kelam yang menyayat hati.

Polres Sukabumi tidak hanya menahan TR, tetapi juga menindaklanjuti laporan dugaan penelantaran NS sebelum meninggal dunia oleh ayah kandungnya, AS.

Kapolres Sukabumi AKBP Samian angkat bicara terkait laporan yang diajukan ibu kandung almarhum NS, Lisnawati, terhadap mantan suaminya berinisial AS.

Samian menegaskan laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian dan saat ini tengah dalam proses awal penanganan.

Baca Juga:Chat Sadis Terbongkar! Ayah NS Diduga Biarkan Anak Sakit: Biarin Aja, Tinggal Dimakamin

“Terkait dengan laporan ibu kandung, ya itu terhadap suaminya atau orang tua daripada NS, itu terkait dengan "penelantaran, Pasal 76B (UU Perlindungan Anak)",” ujar Samian, dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com pada Rabu (25/2/2026).

Laporan dugaan penelantaran anak terhadap AS ini diajukan oleh Lisnawati, ibu kandung NS, didampingi tim kuasa hukumnya Krisna Murti dan Mira Widyawati, yang mendatangi Mapolres Sukabumi pada Selasa (24/2/2026).

Krisna Murti menjelaskan bahwa laporan tersebut diajukan sebagai bentuk upaya hukum seorang ibu yang kehilangan anaknya dan menduga adanya kelalaian serta pembiaran sebelum korban meninggal dunia.

“Klien kami melapor sebagai korban yang telah kehilangan anaknya. Patut diduga adanya kelalaian dan pembiaran, sehingga kami melaporkan saudara AS dengan nomor laporan polisi STPL/B/106/II/2026/SPKT/Polres Sukabumi/Polda Jawa Barat,” ujar Krisna pada awak media, pada Selasa (24/2/2026).

Krisna Murti menjelaskan, indikasi penelantaran berdasarkan percakapan pesan singkat yang dikirim dua hari sebelum korban meninggal dunia.

Baca Juga:Ibu Tiri di Sukabumi Resmi Jadi Tersangka, Korban Diduga Disiksa Bertahun-tahun

"Jadi intinya chat dari ayahnya Nizam ke Ibu ini tanggal 17 Februari, dua hari sebelum meninggal, isinya menyampaikan bahwa Nizam ini sakit di rumah. Ibu bilang, 'Kenapa nggak dibawa ke rumah sakit?' Ayahnya jawab Biarin aja, walaupun dia meninggal tinggal dikit (dimakamkan) di pemakaman keluarga dekat bapaknya si bapak ini (AS). Begitu intinya," terang Krisna.

Pihak kuasa hukum juga menyoroti adanya perubahan kondisi fisik korban setelah berada dalam pengasuhan ayahnya. Mereka menduga adanya keterlambatan penanganan medis meskipun korban disebut mengalami luka lebam dan luka bakar sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

"Dulu anak dirawat ibunya sampai usia tujuh tahun dalam keadaan sehat dan bahagia. Setelah beralih ke ayahnya, kami melihat ada perubahan fisik. Ketika diminta dibawa ke rumah sakit, jawabannya belum ada waktu dan masih sibuk. Bahkan sempat dikatakan jika meninggal agar diikhlaskan," ungkap Krisna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak