Ada Angin Genit Bisa Sibak Rok Perempuan, Warga Diminta Perhatikan Ini saat Keluar Rumah

Ketika angin besar, kaum perempuan yang mengenakan rok lebar akan kesulitan mengendalikan roknya.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 15 Juli 2021 | 11:37 WIB
Ada Angin Genit Bisa Sibak Rok Perempuan, Warga Diminta Perhatikan Ini saat Keluar Rumah
ILUSTRASI rok perempuan, [Timesindonesia.com/goodfon]

Seperti diberitakan sebelumnya, dampak dari munculnya angin kumbang ini akan terjadi kenaikan suhu udara mencapai 38 derajat celsius.

Akibat terjadinya penurunan kelembaban udara hingga dapat mencapai 20 persenan, serta peningkatan kecepatan angin mencapai ratusan km per jam.

"Pada saat muncul angin kumbang disarankan agar masyarakat lebih banyak mengonsumsi air minum," ungkap Prakirawan BMKG Kertajati, Majalengka, Ahmad Faiz Zyin, Rabu (14/7/2021).

3. Angin Kumbang atau Angin Lalakina Berasal dari Gunung Ciremai

Baca Juga:Waspada! Gelombang Laut Selatan Sukabumi Capai Enam Meter

Menurut Ahmad Faiz Zyin, munculnya angin kumbang juga ditandai dengan penurunan kelembaban udara antara 5 hingga 34 persen per jam pada pagi hingga siang hari.

Angin kumbang, menurut Faiz Zyin, merupakan angin Fohn, angin yang bertiup turun sepanjang lereng gunung menuju dataran yang lebih rendah dengan suhu udara yang tinggi, dengan tingkat kelembaban udara yang rendah.

"Untuk wilayah Majalengka, Cirebon dan Kuningan, angin kumbang ini berasal dari Gunung Ciremai," ujarnya.

4. Hindari Pepohonan yang Rimbun dan Tinggi

Ketika musim angin kumbang, masyarakat diminta menghindari pepohonan yang rimbun dan tinggi untuk menjaga kemungkinan pohon tumbang, akibat tiupan angin besar tersebut.

Baca Juga:BMKG: Suhu Panas Terdeteksi di Lima Titik Pulau Sumba

Wilayah Kabupaten Majalengka sendiri sudah memasuki musim kemarau sejak Juni lalu, namun demikian musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan sama sekali, karena hujan masih tetap ada dengan intensitas curah hujan di bawah 155 mm per bulan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak