facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terungkap! Pengacara Klaim Utang Habib Bahar ke Ryan Jombang Bukan Rp 10 Juta, Tapi...

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:13 WIB

Terungkap! Pengacara Klaim Utang Habib Bahar ke Ryan Jombang Bukan Rp 10 Juta, Tapi...
Habib Bahar bin Smith. [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

Pengacara Habib Bahar tak menyangkal jika insiden penganiayaan yang dilakukan kliennya berlatar belakang uang. Namun kata dia, jumlahnya bukan Rp 10 juta.

SuaraJabar.id - Habib Bahar bin Smith kembali menyita perhatian publik usai dikabarkan melakukan penganiayaan pada warga Lapas Gunung Sindur, Bogor.

Pria yang dianiaya Habib Bahar pun bukan orang sembarangan. Ia menghuni Lapas Gunung Sindur akibat pernah menghilangkan nyawa 11 orang korbannya.

Menanggapi insiden ini, Pengacara Habib Bahar, Ichwan Tuankotta menyanggah jika pemicu kliennya menganiaya korban yang dikenal dengan nama Ryan Jombang adalah akibat Bahar memiliki utang Rp 10 juta.

Ia tak menyangkal jika insiden penganiayaan yang dilakukan kliennya berlatar belakang uang. Namun kata dia, jumlahnya tak mencapai Rp 10 juta.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan, DPR Minta Habib Bahar dan Ryan Jombang Disatukan Dalam Satu Sel

“Kalau itu (muasal uang) kita enggak tahu, namanya tahanan kan mereka mungkin punya kegiatan lain aktivitas untuk makan, bisa beli apa. Jadi uangnya itu enggak Rp 10 juta seperti kabar beredar, tapi jumlahnya kecil, mungkin hanya Rp 300.000 sampai Rp 500.000,” kata Ichwan, Kamis (19/8/2021) dikutip dari hops.id-jejaring Suara.com.

Sudah selesai secara baik-baik

Ichwan Tuankotta mengklaim bahwa kasus tersebut sudah diselesaikan secara baik-baik.

Bahkan, keduanya sudah saling memaafkan lewat surat perdamaian yang dibuat pihak internal lapas.

Lebih lanjut, dia juga memastikan bahwa keributan yang terjadi di dalam lapas tersebut juga merupakan kasus lama yakni terjadi pada Sabtu, 14 Agustus 2021 silam.

Baca Juga: Usai Berselisih, DPR Minta Bahar Smith dan Ryan Jombang Ditempatkan Dalam Satu Sel

“Saya sudah ketemu dengan Kalapas, kita diskusi dan ternyata sudah diselesaikan masalah ini dari 2-3 hari yang lalu. Tapi baru viral kemarin, padahal kejadiannya sudah berlangsung dari hari Sabtu, sudah lewat berapa hari tuh,” kata dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait