alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Pemotor Sunmori Pakai APD di Tasikmalaya, Tuai Kecaman Komunitas Motor hingga Nakes

Chandra Iswinarno Senin, 30 Agustus 2021 | 22:17 WIB

Viral Pemotor Sunmori Pakai APD di Tasikmalaya, Tuai Kecaman Komunitas Motor hingga Nakes
Aksi pemotor saat Sunmori (Sunday Morning Ride) dengan memakai APD di Tasikmalaya, Minggu (29/8/2021). [Ist]

Viral video yang menunjukan sejumlah pemotor yang menggunakan APD saat sunmori (sunday morning ride) di Jalan Cisinga, Kabupaten Tasikmalaya direspon IMI.

SuaraJabar.id - Viral video yang menunjukan sejumlah pemotor yang menggunakan APD saat sunmori (sunday morning ride) di Jalan Cisinga, Kabupaten Tasikmalaya direspon Ikatan Motor Indonesia (IMI) setempat.

Ketua Bidang Organisasi Komunitas dan Humas IMI Korwil Kabupaten Tasikmalaya Vera Shopia meminta pemotor tidak menakuti warga dengan menggunakan APD seperti yang terjadi pada Minggu (29/8/2021) lalu.

“Kita sekarang masih dilanda wabah bencana Corona dan masih banyak dari warga yang ketakutan akan wabah ini. Terus ini kalian seakan-akan menakuti warga sekitar dengan cara menggunakan APD,” ujarnya seperti dikutip dari Harapan Rakyat-jaringan Suara.com Senin (30/8/2021).

Dia bahkan menuding pemotor yang memakai APD mencederai aktivitas Sunmori yang bertujuan baik.

Baca Juga: Tidur di Emperan Toko, Dua Anak di Bawah Umur di Tasikmalaya Jadi Korban Kejahatan Seksual

“Bukannya pakai APD, kalau mau pakai APD kenapa nggak sekalian saja Sunmori konvoi-nya pakai ambulan. Tolong segera klarifikasi, dan jangan menjadikan Sunmori hancur gara-gara kelakuan kalian semua,” tegasnya.

Selain dari IMI Tasikmalaya, kekecewaan disampaikan Paguyuban Otomotif Kabupaten Tasikmalaya (POKT) kepada pemotor yang melakukan aksi Sunmori sambil memakai APD.

“Sangat kecewa dengan kelakuan raiders yang tidak patut dicontoh itu, yang seharusnya APD dipakai oleh tim medis, oleh mereka malah dipakai lelucon,” kata seorang anggota POKT, Roni.

Menurutnya, aksi para pemotor tersebut tidak ada manfaatnya. Dia juga menduga, kalau aksi tersebut dilakukan demi viral atau demi konten.

“Mereka parah sekali, sangat tidak patut dicontoh. Tidak menutup kemungkinan hal konyol ini berimbas ke keluarga POKT. Jadi kami mohon maaf kepada tim medis, seandainya yang melakukan hal konyol tersebut dari keluarga POKT,” ucapnya.

Sementara itu, seorang tenaga kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya Rudi Hartono juga menyayangkan, aksi tersebut. Apalagi aksi mengenakan APD tersebut dilakukan saat tenaga kesehatan masih membutuhkan APD.

Baca Juga: Viral Kisah Anak Kembar Menikah Bareng, Kamar Diberi Nama Agar Suami Tak Tertukar

“Karena APD bukan untuk keperluan pribadi. Apalagi banyak petugas medis sangat membutuhkan APD,” katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait