Yosef Disebut Tak Tahan Terus Dicecar Pertanyaan soal Pembunuhan Amel dan Tuti

Yosef yang merupakan suami dari Tuti dan ayah Amel ini mulai depresi karena selalu mendapat pertanyaan yang sama dari polisi.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 09 September 2021 | 12:49 WIB
Yosef Disebut Tak Tahan Terus Dicecar Pertanyaan soal Pembunuhan Amel dan Tuti
Yosef Hidayah, suami dan ayah dari ibu dan anak, Tuti dan Amel yang menjadi korban pembunuhan di Subang. [Hops.id]

SuaraJabar.id - Kuasa Yosef Hidayah, Rohman Hidayat mengatakan kliennya lelah terus dicecar pertanyaan soal kasus pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Sari aias Amel oleh polisi.

Proses pemeriksaan terhadap kasus pembunuhan Amel dan ibunya yang panjang ini diakuinya membuat Yosef kelelahan.

Ia menyebut, Yosef yang merupakan suami dari Tuti dan ayah Amel ini mulai depresi karena selalu mendapat pertanyaan yang sama dari polisi.

Meski demikian, Rohman mengatakan kondisi kliennya masih terkendali, alias baik-baik saja.

Baca Juga:Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak, Polisi: Beberapa Orang Sudah Kita Curigai

“Kondisinya sejauh ini baik, cuma yang pasti kelelahan karena sudah sering menjalani pemeriksaan tambahan oleh pihak kepolisian yang isi BAP-nya terus diulang-ulang,” ujar Rohman, dikutip dari Hops.id-jejaring Suara.com, Kamis (9/9/2021).

Kini, saat kondisinya terlalu lelah lantaran terus-terusan dicecar polisi, Yosef ingin melakukan kegiatan lain yang membuatnya lebih tenang, yakni kembali mengurus yayasan miliknya yang telah lama ditinggalkan.

Kapolres Subang AKBP Sumarni cecar Yosef. [Hops.id]
Kapolres Subang AKBP Sumarni cecar Yosef. [Hops.id]

“Beliau menyampaikan kepada saya, ingin kembali mengurus yayasan miliknya yang berada di Serangpanjang itu,” terang Rohman.

Lebih jauh, Rohman memastikan, keputusan tersebut merupakan langkah baik dan mulia.

Sebab, kliennya itu sadar, ada sejumlah karyawan yang perlu diperhatikan setelah ditinggal cukup lama.

Baca Juga:Sindir Janji Jokowi Usut Kasus Munir, Rocky Gerung: Sibuk Pikirkan Kekuasaannya Bertahan

“Karena yayasan itu butuh diurus terlebih kejelasan dari karyawan-karyawannya seperti harus membayarkan hak mereka,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya. Pakar Hukum Ricky Vinando menduga, Yosef kerap berbohong dalam memberikan keterangan. Hal tersebut, menurutnya, dia lakukan untuk terhindar dari tuduhan maupun tudingan.

“Ini diduga kuat hanya alibi agar tidak terjerat kasus ini agar seolah-olah dia (Yosef) tidak ada kaitannya sama sekali dengan penemuan mayat di rumahnya sendiri. Dia berusaha menjauhkan dirinya dari locus delicti,” kata Ricky.

“Tapi secara logika hukum pidana, untuk kasus ini, yang paling mengetahui bagaimana situasi dan kondisi TKP hanya dia, tidak ada orang lain,” lanjutnya.

Bukan hanya itu, menurut Ricky, Yosef juga kerap berbohong di berbagai kesempatan. Itulah mengapa, untuk membongkar kebohongan tersebut, dia mendesak kepolisian setempat memeriksa Yosef dengan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector.

“Saya prihatin lihat kasus ini belum terungkap. Saya kepada Kapolres Subang (meminta) agar Yosef diperiksa saja pakai lie detector, supaya kasus ini cepat terungkap.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak