Ganjil Genap Turunkan Angka Kunjungan Wisata ke Taman Safari

Penerapan ganjil genap dan sistem buka tutup jalur di kawasan Puncak, berdampak pada antrean mobil pengunjung saat keluar TSI di pintu masuk atau keluar.

Ari Syahril Ramadhan
Minggu, 12 September 2021 | 23:50 WIB
Ganjil Genap Turunkan Angka Kunjungan Wisata ke Taman Safari
ILUSTRASI- Pengunjung memberi makan satwa di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. [Suara.com/Oke Atmaja]

"Taman Safari tempat wisata yang terbuka dan pengunjung punya pilihan untuk tetap di dalam mobil, baik untuk melihat 3.000 satwa yang ada maupun membeli makanan dan minuman dengan fasilitas 'take a way'," katanya.

Lalu lintas macet

Sementara itu, pantauan langsung dari calon kontributor Linna Susanti sejak Minggu pukul 11.30 WIB hingga pukul 19.30 WIB kemacetan masih terjadi saat pemberlakuan satu jalur ke arah bawah atau arah kr Jakarta.

Beberapa titik dimulai dari Simpang Taman Safari hingga Cipayung terjadi kemacetan dengan antrean kendaraan yang mengular sepanjang tujuh kilometer.

Baca Juga:Polres Cianjur: Ganjil Genap Efektif Tekan Mobilitas Kendaraan di Puncak

Sebelumnya, Menurut Kanit Turjawali Polres Bogor Ipda Ardian Novianto kondisi tumpukan kendaraan pada Minggu siang terjadi karena akumulasi dari wisatawan sejak pemberlakuan ganjil genap pada Jumat (10/9).

"Jadi kendaraan ganjil maupun genap yang sejak Jumat masuk Puncak belum tentu sudah pulang, sehingga hari Minggu pada siang tadi ada penumpukan di Megamendung dan Pasar Cisarua," katanya saat dihubungi Antara Minggu petang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak