alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

23 Desa di Cirebon Diduga Simpan Harta Karun Minyak Bumi dan Gas

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 15 September 2021 | 14:08 WIB

23 Desa di Cirebon Diduga Simpan Harta Karun Minyak Bumi dan Gas
ILUSTRASI-Sejumlah pekerja melakukan pengeboran saat melakukan survei seismik 3D di Sindang, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (19/5/2016). Survei Seismik yang dilakukan PT Pertamina untuk mencari sumber potensial migas. [ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/foc]

"Ada 23 desa yang bakal disurvei lantaran diduga berpotensi mengandung migas," kata Bupati Cirebon Imron.

SuaraJabar.id - Bupati Cirebon Imron mengatakan sebanyak 23 desa di tujuh kecamatan di daerahnya berpotensi memiliki kandungan minyak dan gas bumi.

Oleh karena itu, PT Pertamina Hulu Energi bakal melakukan survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik di 23 desa itu untuk memastikan motensi minyak dan gas bumi.

sebanyak 23 desa itu bakal dilakukan survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik oleh PT Pertamina Hulu Energi.

Sebanyak 23 desa di tujuh kecamatan yang berada di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, bakal dilakukan survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik oleh PT Pertamina Hulu Energi, karena berpotensi mengandung minyak dan gas bumi.

Baca Juga: Permintaan Tinggi, Impor Migas Agustus 2021 Meroket 115 Persen

"Ada 23 desa yang bakal disurvei lantaran diduga berpotensi mengandung migas," kata Bupati Cirebon Imron di Cirebon, Rabu.

Imron mengatakan 23 desa yang akan digali potensi migasnya oleh PT Pertamina Hulu Energi terletak di Kecamatan Dukupuntang, Palimanan, Gempol, Arjawinangun, Depok, Sumber, dan Klangenan.

Untuk itu lanjut Imron, Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon mendukung pelaksanaan survei tersebut dan mendorong seluruh pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat untuk memfasilitasi proses survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa oleh PT Pertamina Hulu Energi itu.

"Kami harapkan pelaksanaan survei dilakukan secara bertanggung jawab dengan memperhatikan kondisi alam serta lingkungan sekitar Kabupaten Cirebon," tuturnya.

Imron mengatakan energi merupakan salah satu faktor yang dibutuhkan untuk kegiatan manusia. Kebutuhan energi setiap tahun pun meningkat, seiring bertambahnya jumlah populasi manusia.

Baca Juga: Bangunan SD di Cirebon Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Siswa Belajar di Teras

Salah satu jenis energi yang paling dibutuhkan manusia, kata Imron, yakni minyak bumi serta gas. Diketahui, energi tersebut bukan yang terbarukan, sehingga kalau habis perlu waktu lama atau mencari lokasi baru untuk eksplorasi.

"Perlu ditingkatkan kegiatan eksplorasi, guna mencari cadangan migas baru. Upaya dilakukan yakni melalui survei ini bakal menentukan titik baru yang akan dieksplorasi," katanya.

Baca Juga

Berita Terkait