alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiga Preman di Bandung Nekat Hajar Prajurit TNI Gara-gara Ini

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 17 November 2021 | 16:57 WIB

Tiga Preman di Bandung Nekat Hajar Prajurit TNI Gara-gara Ini
ILUSTRASI penangkapan preman. [Dok. Polres Metro Jakarta Barat]

Kejadian bermula ketiga tiga orang preman itu mengejar perempuan di Jalan Cikutra, Kota Bandung.

SuaraJabar.id - Seorang Prajurit TNI menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan tiga orang yang diduga merupakan kelompok preman di Bandung.

Anggota TNI yang diketahui berinisial TF dengan pangkat Sersan Mayor itu dianiaya di Jalan Cikutra, Cibeunying Kaler, Kota Bandung, pada Selasa (16/11/2021).

Beberapa jam setelah kejadian, Tim Gabungan dari Satreskrim Polrestabes Bandung dan Unit Reskrim Polsek Cibeunying Kaler berhasil menangkap ketiga pelaku.

Kejadian penganiayaan tersebut dibenarkan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung. Kapolrestabes Bandung mengatakan saat ini para pelaku penganiayaan sudah ditahan di Mapolrestabes Bandung guna menjalani pemeriksaan.

Baca Juga: Persija Sepakat Melawan Persib Menjadi Momentum Kebangkitan

"Perkaranya sudah ditangani dan diproses. Para pelaku pun sudah ditahan," kata Aswin, saat dihubungi via ponselnya, Rabu (17/11/2021).

Aswin menegaskan, para pelaku bakal diproses hukum secara tegas. Ia juga telah instruksikan kepada jajaran, untuk melakukan tindakan tegas kepada setiap aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum.

Disinggung soal motif penganiayaan, Aswin menyebut pihak penyidik masih mendalami hal tersebut. Saat ini, ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan.

"Mohon waktu, agar Penyidik rampung dulu pemeriksaannya," kata Kapolres.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, penganiayaan terhadap anggota TNI itu berawal saat ketiga pelaku tengah tengah mengejar seorang perempuan. Tiba-tiba kendaraan para pelaku mengenai kendaraan anggota TNI tersebut.

Baca Juga: Polemik Manusia Silver yang Menuai Pro dan Kontra

Para pelaku langsung mengeroyok korban. Akibat penganiayaan tersebut korban menderita sejumlah luka.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait