alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Siswa SMK Tewas Dibacok di Sukabumi, Pelakunya Diciduk di Gunung Putri

Ari Syahril Ramadhan Senin, 22 November 2021 | 17:34 WIB

Viral Siswa SMK Tewas Dibacok di Sukabumi, Pelakunya Diciduk di Gunung Putri
Ketiga terduga pelaku tawuran pelajar di Sukabumi yang diringkus di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (22/11/2021). [Sukabuiupdate.com/Istimewa]

Dari tiga terduga pelaku, dua di antaranya berasal dari Kabupaten Bogor dan satu lainnya dari Kabupaten Sukabumi.

SuaraJabar.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang siswa SMK asal Bogor dibacok dalam sebuah tawuran di Sukabumi menyebar di jejaring media sosial dan menjadi viral.

Korban yang berinisial FMD (16 tahun) tersebut akhirnya meninggal pada Jumat (19/11/2021) ketika dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kekinian, polisi dari Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sukabumi meringkus tiga terduga pelaku pembacokan dalam tawuran yang menewaskan pelajar sebuah SMK di Bogor di Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Cicurug tersebut.

Kepala Kepolisian Resor Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi Dedy Darmawansyah Nawirputra mengatakan, ada tiga terduga pelaku yang diringkus.

Baca Juga: Aset Milik BLBI Akan Dihibahkan ke Pemkot Bogor

Pelaku kata dia, diringkus di salah satu perumahan di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Ketiganya adalah AH (17 tahun), AF (16 tahun), dan YS (18 tahun).

"Ketiganya masih berusia remaja, ditangkap di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor," kata AKBP Dedy, Senin (22/11/2021).

Diketahui, dari tiga terduga pelaku, dua di antaranya berasal dari Kabupaten Bogor dan satu lainnya dari Kabupaten Sukabumi.

Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti senjata tajam berupa satu buah celurit, gripper, dan golok.
"Sajam itu yang dipakai para pelaku menghabisi nyawa korban saat terjadi aksi tawuran pelajar kemarin," ungkap Dedy.

Dedy menyebut, korban FMD (16 tahun) yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah menengah kejuruan atau SMK di Bogor, meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga: Kakak Adik di Baubau Bergantian Pakai Sepatu demi Sekolah, Kisah Pilunya Kuras Air Mata

"Karena mengalami luka senjata tajam pada bagian punggung hingga tembus ke paru-paru," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait