Ia mengaku spontan saat mengucapkan kalimat tersebut agar mencairkan suasana peneguran agar tidak terlalu tegang.
Ucapan ini menjadi viral tatkala video itu diunggah oleh Wali Kota Bandung saat itu M. Ridwan Kamil.
Semenjak viral, ia mengaku sering diwawancara oleh berbagai media untuk mengetahui lebih dalam sosoknya.
Selama 3 tahun ia menjadi operator, menurutnya pelanggaran terbanyak terjadi di Simpang Kopo, Simpang Cibaduyut dan Simpang Cikutra.
Baca Juga:Tamu Nangis Masuk Kamar Hotel, Icip Macaron Ternyata Lilin
Dalam 3 persimpangan tersebut, mayoritas pelanggaran yang dilakukan pengendara adalah tidak menggunakan helm untuk roda dua dan pengendara yang tidak tertib lampu lalu lintas.
Selain itu, ia juga menceritakan berbagi kejadian jenaka selama ia menjadi operator seperti pengendara yang sengaja tidak menggunakan helm agar ditegur dan melambaikan tangan ke kamera.
Yang terbaru, ada 2 penumpang wanita berboncengan tanpa menggunakan helm di daerah Otista kala ditegur justru terlihat kegirangan.
"Awalnya dihimbau biar penumpang untuk turun dan pengemudi untuk mendorong motornya. Si tetehnya malah hepi dihimbau padahal kita ga ngelucu cuma menghimbau," ujar Widya pada Jumat (26/11/2021).
Namun, di balik semua itu ia tetap berpesan kepada para pengendara agar selalu mematuhi aturan yang berlaku. Hal ini semata demi kebaikan bersama untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga:Pria Beli Sepeda Motor Pakai Uang Koin Sekarung, Totalnya Capai Rp 18 Juta
"Harapannya sih lebih ditingkatkan lagi kesadaran dan pemahaman akan tertib lalu lintas. Kebanyakan mereka tahu kalau melanggar, tapi masih dilakukan karena belum paham dan belum sadar. Kecelakaan itu tidak memandang jarak, tetap ikuti aturan untuk keselamatan berkendara. Perlu diingat juga bahwa kecelakaan biasanya berawal dari pelanggaran," tutup Widya.