alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Aksi Buruh Memanas, Pagar Pembatas Gedung Sate Roboh

Ari Syahril Ramadhan Senin, 29 November 2021 | 17:11 WIB

Aksi Buruh Memanas, Pagar Pembatas Gedung Sate Roboh
Pagar pembatas Gedung Sate roboh usai aksi buruh sempat memanas, Senin (29/11/2021). [Suara.com/M Dikdik RA]

"Saya paham kita semua panas. Tapi tunggu belum saatnya merobohkan pagar," teriak orator dari atas mobil komando buruh.

SuaraJabar.id - Di tengah guyuran hujan, aksi unjuk rasa ribuan buruh yang mengawal penetapan UMK 2022 di Kota Bandung masih berlangsung. Aksi yang digelar di depan Gedung Sate, Jalan Dipenogeoro itu bahkan terpantau sempat memanas.

Sebagian buruh sempat saling dorong-mendorong dan silih melempar teriakan dengan sesama massa yang memakai atribut buruh lainnya. Pantauan suara.com, belum diketahui jelas pemicu insiden itu.

"Semuanya satu. Tenang, tenang. Hati-hati provokasi, hati-hati provokasi," teriak seorang orator buruh yang mencoba menenangkan situasi dari atas mobil komando.

Untungnya, situasi kembali mereda, tak sampai terjadi kericuhan yang lebih luas. Sementara, di sisi lainnya, terlihat pula sebagian pagar pembatas Gedung Sate dirobohkan. Orator dari mobil komando kembali mencoba menenangkan situasi.

Baca Juga: Dibalik Aksi Buruh Tuntut Kenaikan Upah, Tangis Mbah Mus Pecah, Pisangnya Diborong Pendemo

"Saya paham kita semua panas. Tapi tunggu belum saatnya merobohkan pagar," teriaknya.

Dari lokasi pantauan suara.com, di area dalam Gedung Sate, aparat kepolisian terlihat bersiaga.

Hinggal pukul 16.44 WIB, massa aksi yang sempat memanas kembali cair. Diringi dentuman musik dangdut bertema perjuangan buruh, mereka kembali larut berjoget dan mengibarkan bendera serikat buruh masing-masing seperti saling menyulut semangat satu sama lain.

Ketua DPD K-SPSI Jawa Barat Roy Jinto Ferianto mengatakan, aksi ini direncanakan akan berlangsung hingga malam hari.

Terkait tuntutan, secara garis besar ada empat tuntutan buruh dalam aksi kali ini, yakni:

Baca Juga: Viral! Buruh Pabrik Kesurupan Massal, Sosok Ini Jadi Sorotan

1. Menolak penetapan UMK Tahun 2022 berdasarkan PP No. 36 Tahun 2021 tentang pengupahan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait