Heboh Daging Ayam BPNT Bau Busuk, Petugas Datangi Rumah KPM

Daging yang mengeluarkan bau busuk itu sudah terlanjur dimasak dan dikonsumsi oleh penerima atau KPM.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 15 Desember 2021 | 14:43 WIB
Heboh Daging Ayam BPNT Bau Busuk, Petugas Datangi Rumah KPM
Penyerahan paket ayam baru bagi penerima BPNT di Kampung Cibalandongan RT 17/06 Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

SuaraJabar.id - Warga Sukabumi dihebohkan dengan unggahan akun Facebook Mochamad Karim yang mengunggah foto beras tak layak konsumsi yang ia sebut sebagai beras Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT.

Bukan cuma beras, ia menyebut daging yang diterima keluarga penerima manfaat juga telah berbau busuk dan tak layak konsumsi.

Dari penelusuran, KPM penerima beras dan daging ayam ytak layak konsumsi itu merupakan warga Kampung Cibalandongan RT 17/06 Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Lauk seberat 1 kilogram itu merupakan BPNT yang dibagikan pada Senin (13/12/2021) lalu.

Baca Juga:Bertemu di AS, Jokowi Curhat Diajak Bos Facebook Mark Zuckerberg Main Pingpong Virtual

DIkutip dari Sukabumiupdate.com-jejaring SUara.com, daging ayam berbau busuk tersebut sudah diganti.

Petugas Pusat Kesejahteraan Sosial atau Puskesos Desa Cijulang Asep Sunandar mengatakan, daging ayam yang diterima Keluarga Penerima Manfaat atau KPM pada Senin tersebut, sudah diganti oleh agen penyalur pada Selasa (14/12/2021). Asep mendatangi rumah KPM bersama pihak kecamatan.

"Langsung mengecek ke PKM. Adapun daging ayam seberat 1 kilogram dan menyusut menjadi 9 ons, sudah diganti oleh agen," kata Asep Sunandar kepada sukabumiupdate.com, Rabu, (15/12/2021).

Namun diketahui, daging yang mengeluarkan bau busuk itu sudah terlanjur dimasak dan dikonsumsi oleh penerima.

Asep mengakui kondisi daging sudah mengeluarkan sedikit bau. Ia menduga, kondisi itu disebabkan pembagian yang terlalu lama yakni sejak Senin pagi hingga siang.

Baca Juga:Resep Kentang Geprek Bumbu Pedas Manis, Tampil Beda tapi Rasanya Tetap Menggugah Selera

Tetapi ketika itu, tida ada KPM yang komplain dan daging ayam itu pun sudah dicuci dengan air hangat dengan harapan baunya akan hilang.

"Penyaluran BPNT dilakukan dari pagi hingga lewat Zuhur di kios Kampung Ciguna. Saat itu tidak ada yang komplain. Seharusnya KPM kalau merasa dirugikan atau ada tanda-tanda daging ayam busuk, bisa komplain saat itu pula," kata Asep.

Diberitakan sebelumnya, kekecewaan dirasakan oleh KPM BPNT di Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Sebab ada KPM di Kampung Cibalandongan RT 17/06, Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, yang menerima daging ayam seberat 1 kilogram dalam kondisi sudah mulai mengeluarkan bau busuk.

Di lokasi lain, kekecewaan juga dirasakan warga Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Kekecewaan itu diungkapkan dalam unggahan akun Facebook Mochamad Karim.

Polemik beras tak layak konsumsi yang disalurkan dalam BPNT tersebut kemudian berakhir di atas surat pernyataan klarifikasi. Surat itu dibuat Mochamad Karim, orang yang mengunggah kondisi beras tersebut di Facebook.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak