Pemkot Cimahi Bakal Obral Beras Hingga Minyak Goreng dengan Harga Miring, Catat Jadwalnya

"Jadi misalnya, harga pasarnya Rp 160 ribu, nanti jadi Rp 90 ribu. Jadi Tentunya lebih murah karena bunyinya subsidi," jelasnya.

Lebrina Uneputty
Jum'at, 24 Desember 2021 | 12:42 WIB
Pemkot Cimahi Bakal Obral Beras Hingga Minyak Goreng dengan Harga Miring, Catat Jadwalnya
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana Meninjau Salah Satu Kios Beras di Pasar Atas Baru. Beras Akan Menjadi Kebutuhan Pokok yang Terdapat pada Operasi Pasar Murah Pekanbaru Depan.[SuaraJabar/Ferry Bangkit]

SuaraJabar.id - Pemkot Cimahi bakal mengadakan Operasi Pasar Murah (OPM), yang menyediakan sejumlah kebutuhan pokok. Harganya pun diklaim akan lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran.

Rencananya, operasi pasar murah akan diresmikan pada Senin (27/12/2021) di Kecamatan Cimahi Utara. Kemudian pelaksanaannya secara serentak akan berlangsung di setiap kelurahan di Kota Cimahi pada 28 dan 29 Desember mendatang.

"Iya nanti akan ada operasi pasar murah. Launching pada 27 Desember. Kemudian lanjut di kelurahan pada 28 dan 29 Desember," terang Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi Sri Wahyuni saat ditemui di Pasar Atas Baru pada Jumat (24/12/2021).

Ada tiga item yang akan disediakan dalam operasi pasar murah nanti. Yakni beras, minyak goreng dan gula pasir. Barang-barang tersebut nantinya akan dikirim langsung dari Bulog ke setiap kelurahan di Kota Cimahi.

Untuk harganya, Yuni, sapaan Sri Wahyuni memastikan akan lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. Sebab, harganya sudah disubsidi pemerintah. "Jadi misalnya, harga pasarnya Rp 160 ribu, nanti jadi Rp 90 ribu. Jadi Tentunya lebih murah karena bunyinya subsidi," jelasnya.

Sementara untuk sasaran, terang Yuni, pihaknya sudah mendata jumlah penerimanya bekerjasama dengan Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Kota Cimahi.

Pemkot Cimahi menyasar masyarakat yang memiliki taraf perekonomian menengah ke bawah. Sebab, operasi pasar murah ini memang digelar untuk membantu meringankan beban masyarakat Kota Cimahi.

Apalagi harga sejumlah kebutuhan pokok seperti minyak goreng memang mengalami kenaikan.
"Kami sudah kerja sama dengan Dinsos sudah ada datanya sehingga terdapat data 6.676 (penerima)," ujarnya. 

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak