Mengenal Sejarah Taman Nasional Ujung Kulon dan Sajian Kuliner Uniknya

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan tempat wisata yang dekat dengan Pulau Peucang.

Nur Afitria Cika Handayani
Sabtu, 25 Desember 2021 | 10:18 WIB
Mengenal Sejarah Taman Nasional Ujung Kulon dan Sajian Kuliner Uniknya
Gunung Honje berada di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. (Sumber: ujungkulon.org)

Pada tahun 1992, Ujung Kulon ditetapkan sebagai Taman Nasional Ujung Kulon. Kemudian pada 1980, dilaksanakan penetapan Tata Batas di Cagar Alam Gunung Honje.

Pada 1995, dilaksanakan rekonstruksi Batas Taman Nasional Ujung Kulon.
Selanjutnya pada tahun 1999, Badan Planologi Kehutanan memasang rambu suar.

Taman Nasional Ujung Kulon menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik dan tiketnya dapat diperoleh dengan harga terjangkau.

Tiket masuk ke Taman Nasional Ujung Kulon dapat diperoleh di Kantor Balai Taman Nasional di Labuan atau pos Tamanjaya.

Baca Juga:7 Destinasi Wisata Banten, Cocok Dikunjungi Akhir Pekan

Fasilitas yang diberikan berupa penginapan dan keamanan. Pengelolaan Taman Nasional Ujung Kulon ditingkatkan oleh UNESCO dalam bentuk dukungan berupa pendanaan dan teknis.

Taman Nasional Ujung Kulon dikelola sebagai Situs Warisan Alam Dunia.
Taman Nasional Ujung Kulon memiliki luas 122.956 hektar dan 44.000 hektarnya berupa lautan.

Di dalam Taman Nasional Ujung Kulon, terdapat 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan dan 33 jenis terumbu karang.

Satwa yang dilindungi juga yakni banteng, ajag, surili, lutung, rusa, macan tutul, kucing batu, owa, dan kima raksasa.

Fauna yang ada di Taman Nasional Ujung Kulon yang terkenal dan mendominasi yakni Badak Jawa, Anjing Hutan, Owa Jawa, Surili, dan lain sebagainya.

Baca Juga:Dermaga Cidaun Ambruk, Tiga Wisatawan Ujung Kulon Jatuh ke Laut

Cagar alam dan objek wisata yang ada di Taman Nasional Ujung Kulon adalah Pulau Peucang, Pantai Selatan, Pulau Panaitan, Kepulauan Handeuleum, Padang Penggembalaan Cidaon, Padang Penggembalaan Cibunar, Gua Sanghyangsirah, Sumber Air Ppanas Cibiuk, Habitat Owa Jawa Curug Cikacang dan lain sebagainya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak