facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ada Sosok Berseragam PNS Mau Beri Bantuan ke Anak-anak, Kades Ganteng: Awas Penipuan

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 04 Januari 2022 | 16:46 WIB

Ada Sosok Berseragam PNS Mau Beri Bantuan ke Anak-anak, Kades Ganteng: Awas Penipuan
Agun Gumilar (26 tahun) warga Kampung Baru Rende, Desa Cikalong, Kecamatan Cikalongwetan disebut menjadi kepala desa termuda di Jawa Barat / [SuaraJabar.id / Ferrye Bangkit Rizki]

Kades ganteng Agun memastikan tidak ada dari perangkat desa yang memberikan sumbangan kepada anak-anak.

SuaraJabar.id - Ada Sosok Berseragam PNS Dicurigai Jaringan Masih ingat dengan sosok Agun Gumilar, kepala desa ganteng asal Kabupaten Bandung Barat (KBB)? Ia kini masih menjabat di Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong Wetan.

Sebagai kepala desa, tentunya pria berusia 27 tahun itu wajib memberikan pelayanan terhadap masyarakat Cikalong.
Namun, baru-baru ini kepala desa ganteng tersebut membawa kabar yang kurang menyenangkan.

Agun mendapati laporan dari warganya melalui media sosial bahwa ada oknum yang mengatasnamakan perangkat Desa Cikalong yang berkeliling ke warga dengan dalih ingin memberikan sumbangan.

Dari laporan yang diterimanya, oknum tersebut menggunakan seragam mirip Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Pelapor menyebutkan oknum tersebut mengaku dari Desa Cikalong dan akan memberikan sumangan namun menggunakan dana pribadi.

Baca Juga: Tidak Ikut Vaksinasi, PNS Donggala Tidak Terima Tunjangan Profesi

"Ada yang laporan lewat inbox Facebook ada perangkat desa yang mau ngasih sumbangan ke anak-anak," kata Agun saat dihubungi Suara.com pada Selasa (4/1/2022).

Namun anehnya, kata dia, oknum tersebut hanya mencari rumah-rumah yang terdapat anak-anak.

Hal itupun membuat warganya khawatir oknum yang belum diketahui identitasnya tersebut adalah penculik.

Apalagi, kata dia, tidak ada satupun perangkat Desa Cikalong yang melakukan kegiatan tersebut. Hal itu dipastikannya usai mengkonfirmasi kabar tersebut kepada para perangkat desa.

"Saya konfirmasi enggak ada kalau dari pihak desa. Dikhawatirkan (penculikan), penipuan. Apalagi udah ada beberapa kejadian dugaan penculikan di Cipeundeuy sama Cikalong," ungkap Agun.

Baca Juga: Haru, Seorang Anak Bertemu Ibu Kandung 33 Tahun setelah Penculikan

Lebih lanjut, Agun memastikan tidak ada dari perangkat desa yang memberikan sumbangan kepada anak-anak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait