facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Jambret Beraksi di Siang Bolong, Saksi: Warga Sempat Coba Hadang tapi Gagal

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 13 Januari 2022 | 15:44 WIB

Viral Jambret Beraksi di Siang Bolong, Saksi: Warga Sempat Coba Hadang tapi Gagal
Tangkapan layar rekaman kamera CCTV aksi penjambretan di Kota Cimahi. [Istimewa]

"Kejadiannya cepet. Pelakunya seorang diri. Kalau liat di kamera CCTV dia pakai motor Vega R," kata Aulia.

SuaraJabar.id - Sebuah video rekaman CCTV memperlihatkan aksi seorang pengendara menjambret handphone milik dua orang siswa viral di media sosial.

Aksi kejahatan itu diketahui terjadi di Jalan Purbasari, Kelurahan Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi pada Rabu (12/1/2022) sekitar pukul 12.30 WIB. Lokasi kejadian tak jauh dari Stadion Sangkuriang.

Berdasarkan rekaman video yang viral, terlihat dua siswa perempuan yang mengenakan seragam pramuka masuk ke Jalan Purbasari menggunakan sepeda motor.

Kemudian tepat di bakangnya ada seorang pelaku yang membuntuti menggunkan sepeda motor.

Baca Juga: Viral Pemuda Tepergok Curi Kotak Amal Masjid Dihukum Dimandikan Bak Jenazah, Videonya Tuai Perdebatan

Ketika kondisi sepi, pelaku pun langsung menjambret barang milik korban. Aksi saling tarik-menarik sempat terjadi, hingga akhirnya pelaku berhasil menggondol barang berharga milik korban.

Pelaku langsung memutar arah kabur, meski terlihat ada seorang pria yang mencoba menghadangnya. Usaha kedua siswa untuk mengejar pelaku pun gagal. Pelaku terlihat kabur ke jalan raya.

"Kejadiannya cepet. Pelakunya seorang diri. Kalau liat di CCTV dia pakai motor Vega R," kata Aulia (30), salah seorang saksi pada Kamis (13/1/2022).

Menurut Aulia, akibat aksi kejahatan tersebut, dua handphone jenis Samsung dan IPhone milik korban raib dibawa pelaku.

"Ada 2 handphone katanya yang dijambret pelaku," ucapnya.

Baca Juga: Video Pengunjung Nakal di Istana Boneka Dufan Viral, Pihak Ancol Beri Tanggapan

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan dari korban dan saksi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait