Mancing Mania Waduk Cirata Ogah Coblos PDIP jika Arteria Dahlan Tak Dipecat

Pecat Arterian Dahlan, atau semakin ragu kami memilih PDIP, ujar Mancing Mania asal Kota Bandung itu.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 24 Januari 2022 | 06:00 WIB
Mancing Mania Waduk Cirata Ogah Coblos PDIP jika Arteria Dahlan Tak Dipecat
Baliho bertuliskan "Arteria Dahlan Musuh Orang Sunda" terpantau terpasang di Jalan tamansari, Kota Bandung pada Rabu (19/1/2022). [Suara.com/Cesar Yudistira]

SuaraJabar.id - Bukan cuma budayawan, seniman, akademisi dan kepala daerah yang lantang menyuarakan tuntutan agar PDI Perjuangan memecat Arteria Dahlan usai ia mengeluarkan pernyataan yang dianggap menyakiti perasaan orang Sunda.

Sejumlah warga yang tergabung dalam Mancing Mania Waduk Cirata blok Jangari, Kabupaten Cianjur juga mendesak PDI Perjuangan untuk memecat Arteria Dahlan.

Mereka bahkan mengancam tak akan memilih PDIP pada Pemilu Legislatif 2024 nanti jika partai berlambang Banteng itu tak memecat Arteria Dahlan sebagai anggota DPR RI.

Kepedulian mereka ini didasari oleh rasa sakit hati terhadap pernyataan Arteria Dahlan saat rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kejaksaan Agung di Senayan Jakarta 17 Januari 2022 lalu.

Baca Juga:Termasuk Lawan Persija, Persib Bakal Lakoni Tujuh Laga di Bulan Februari 2022

Saat itu Arteria dengan lantang meminta Jaksa Agung agar mengganti seorang Kejati, karena kerap berbahasa Sunda saat rapat resmi.

“Saya sudah belasan tahun mancing di Waduk Cirata Blok Jangari, Coklat, Calincing atau Palumbon Purwakarta, semua pemancing tidak peduli dengan kabar dunia luar, termasuk dunia politik di Indonesia,” tutur Asep Surahman (51), warga Cianjur saat ditemui di Jangari, Kecamatan Mande, Minggu (23/1/2022).

Namun, Asep bersama pemancing lainnya sebagai warga Cianjur dari suku Sunda mengaku merasa tidak terima dan sakit hati dengan pernyataan Arteria Dahlan, yang bersikap dengan mengecam anggota DPR RI dari Fraksi PDIP tersebut.

Sebenarnya hal yang tabu bagi pemancing berbicara masalah politik, tapi karena berkaitan dengan kesukuan akhirnya memaksa berkomentar.

“Kita sebenarnya punya pilihan masing-masing soal partai politik, tapi bagi saya dan kawan-kawan dari dulu simpatisan PDIP, jadi ragu, bahkan kemungkinan akan memilih partai lain kalau Arteria Dahlan tidak dipecat,” tuturnya.

Baca Juga:Merasa Tersinggung, PA 212 Beri Ancaman Serius ke Arteria Dahlan

Aris Rismawandi (42) warga Caringin, Kota Bandung, mengatakan hal yang sama, hanya saja lebih tegas agar DPP PDIP memecat Arteria Dahlan.

News

Terkini

Es campur kerap menjadi pilihan berbuka puasa sebagai besar masyarakat Indonesia.

News | 17:10 WIB

Mitsubishi XFC Concept dirancang untuk kemudahan pengoperasian.

News | 14:25 WIB

Mitsubishi XFC Concept ini memiliki konsep desain silky and solid yang memberikan kesan elegan dan desain yang mengalir harmonis dengan soliditas yang kuat.

News | 05:57 WIB

Untuk memulai ibadah puasa Ramadan, umat muslim wajib membaca niat puasa Ramadhan terlebih dahulu.

News | 03:19 WIB

Jadwal imsakiyah menjadi acuan bagi para takmir masjid atau musala untuk melaksanakan tugasnya menandai waktu salat.

News | 03:12 WIB

MMKSI memberikan penawaran yang sangat menarik untuk penjualan model kendaraan Mitsubishi Motors.

News | 21:00 WIB

Sunjaya menerima uang sejumlah Rp 4 miliar dari Sutikno selaku Direktur Utama PT Kings Property Indonesia dan Rp 7,02 miliar dari Am Huh, Kim Tae Hwa dan Herry Jung.

News | 23:38 WIB

Tim Maung Bandung sempat beberapa kali mendapatkan peluang emas melalui Febri Haryadi dan Ciro Alves, namun tendangan keduanya masih membentur tiang gawang.

News | 22:59 WIB

"Jumlah pastinya, siswa aktif SMAN 1 Lembang hanya 8 orang, mereka korban penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

News | 18:42 WIB

Terdapat juga hastag #2024GubernurEnggal dan tulisan "PUNTEUN MOAL DIPILIH DEUI".

News | 18:22 WIB

Masjid Raya Islamic Centre yang berdiri di lahan seluas 6.406 meter persegi diresmikan Gubernur Khofifah pada Sabtu (18/3/2023).

News | 16:20 WIB

"Pelaku pertama kali mengenal korban karena korban pesan Grab, kemudian pelaku sebagai driver Grab merasa cocok dan berlangganan, kemudian mereka tinggal bersama," ujarnya.

News | 21:59 WIB

"Untuk si korban sendiri pernah berkeluarga tapi sudah berpisah, tapi si pelaku pengakuannya sudah memiliki keluarga dan memiliki anak tapi masih kami dalami," ujar Kapolres.

News | 16:16 WIB

Kenapa saya berkomentar karena penggunaan jas berwarna kuning karena saya anggap tidak pantas digunakaan saat melakukan pertemuan dengan murid," kata Sabil.

News | 18:17 WIB

"Gini saya ulangi lagi ya, takdir ke mana saya tidak tahu, yang pasti pasti lebih baik dirawat," kata Ridwan Kamil.

News | 14:56 WIB
Tampilkan lebih banyak