facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tol Cisumdawu Punya Peran Penting untuk Pengembangan Ekonomi Ciayumajakuning dan Jabar

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 25 Januari 2022 | 05:00 WIB

Tol Cisumdawu Punya Peran Penting untuk Pengembangan Ekonomi Ciayumajakuning dan Jabar
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Suara.com/Ria Rizki)

Apabila seluruh ruas Tol Cisumdawu beroperasi dan terkoneksi dengan akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati manfaat yang dirasakan akan semakin besar.

SuaraJabar.id - Penyelesaian Jalan Tol Cisumdawu atau Cilenyo-Sumedang-Dawuan disebut sangat penting untuk pengembangan ekonomi di Jawa Barat (Jabar). Pasalnya, jalan Tol itu merupakan salah satu kunci untuk efektivitas operasional Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, serta pengembangan ekonomi kawasan Ciayumajakuning dan Kawasan Rebana Jawa Barat.

Pentingnya penyelesaian Jalan Tol Cisumdawu itu diungkapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono.

"Saya apresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Ditjen Bina Marga dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dalam rangka percepatan penyelesaian Tol Cisumdawu," kata basuki dikutip dari Antara, Senin (24/1/2022).

Kementerian PUPR terus mempercepat penyelesaian Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 62 km untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di Provinsi Jawa Barat. Pada Senin (24/1), dilaksanakan seremonial pengoperasian Tol Cisumdawu Seksi 1 Cileunyi - Pamulihan.

Baca Juga: Ridwan Kamil Temui Paguyuban Pasundan, Ini yang Dibahas

Konstruksi Tol Cisumdawu Seksi 1 Cileunyi - Pamulihan telah dilakukan Uji Laik Fungsi pada 17-18 Januari 2022 sebagai bagian dari spesifikasi teknis persyaratan dan perlengkapan jalan tol sesuai dengan standar manajemen dan keselamatan lalu lintas telah terpenuhi dengan baik sebelum dioperasikan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan berdasarkan hasil uji coba, Tol Seksi Cileunyi - Pamulihan dapat memangkas waktu tempuh dari sebelumnya via Jalan Raya Bandung - Cirebon membutuhkan sekitar 60 menit menjadi sekitar 15 menit.

"Dengan demikian, arus mobilisasi barang dan jasa menjadi lebih efisien sehingga industri dan pariwisata di wilayah sekitar dapat terus tumbuh," ujar Danang Parkesit.

Apabila seluruh ruas Tol Cisumdawu beroperasi dan terkoneksi dengan akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati manfaat yang dirasakan akan semakin besar. Jarak dan waktu tempuh perjalanan dari wilayah Bandung ke Bandara Kertajati secara signifikan terpangkas hingga 50 persen.

"Kalau saat ini jarak dari Bandung ke Bandara Kertajati sekitar 160-180 km, sedangkan dengan adanya Tol Cisumdawu menjadi sekitar 60 km. Harapannya Bandung menuju Kertajati bisa 1 jam," kata Danang.

Baca Juga: Resmi Beroperasi, Masyarakat Bisa Jajal Seksi Satu Jalan Tol Cisumdawu Secara Gratis Selama 2 Pekan

Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun. Dari keenam seksi, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km dan Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km dikerjakan oleh Pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut. Saat ini progres fisik Seksi 2 mencapai 97 persen.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait