SuaraJabar.id - Setiap tahun pemerintah selalu membuka lowongan kerja untuk mengisi sejumlah formasi di sejumlah lembaga pemerintahan.
Salah satu diantaranya adalah lowongan guru Pegawai Negeri Sipil atau PNS. Posisi ini cukup diminati karena gaji guru PNS serta tunjangannya lumayan tinggi untuk daerah tertentu.
Namun harus diperhatikan ketika kelak memutuskan ingin menjadi seorang guru dan mengincar formasi guru PNS, haruslah menempuh sarjana pendidikan.
Persiapan menjadi guru PNS
Baca Juga:Ribuan Tenaga Honorer di Cimahi dan Bandung Barat Terancam Jadi Pengangguran
Ada beberapa cara yang harus harus dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu sebagai berikut:
1. Mengikuti program SM-3T
SM-3T adalah sarjana mengajar di daerah terdepan, terluar dan tertinggal agar bisa memberikan Anda pengalaman dalam hal mengajar.
Mungkin nantinya Anda akan mengajar di daerah pedalaman yang daerahnya terpencil hingga belum pernah terdengar.
Biasanya di tempat tersebut masih banyak yang buta aksara serta fasilitas masih sangat terbatas, seperti listrik dan logistik.
Baca Juga:Perusahaan Swasta Banyak Pailit, ASN Kian Diminati
Program SM-3T ini merupakan program dari DIKTI dan setelah menyelesaikan progaram ini, nantinya Anda akan mendapatkan sertifikat PPG (program profesi guru) yang bisa digunakan untuk melamar menjadi PNS dan Anda akan mendapatkan prioritas.
2. Mengajar sebagai Tentor
Menjadi Tentor di sebuah lembaga sangat menyenangkan. Selain mendapatkan honor, kita bisa juga mendapatkan pengalaman mengajar.
Jadi Tentor tidak hanya di lembaga, bisa juga mengadakan les privat sendiri di rumah. Tanpa modal tanpa harus membuat ruang belajar. Les bisa dilakukan di mana saja sesuai dengan yang disepakati.
3. Jadi guru honorer atau guru tidak tetap
Untuk mendapat pengalaman belajar, Anda bisa melamar sebagai guru honorer di sekolah negeri ataupun swasta.