- Bupati Ciamis menyiapkan regulasi bagi ASN untuk bersepeda atau menggunakan transportasi umum guna menghemat konsumsi bahan bakar minyak.
- Kebijakan ini dirancang sebagai respons terhadap instruksi pemerintah pusat dalam menghadapi tantangan krisis energi global yang berkelanjutan.
- Bupati menjamin bahwa penerapan kebijakan efisiensi energi tersebut tidak akan menurunkan kualitas pelayanan publik kepada seluruh masyarakat Ciamis.
SuaraJabar.id - Pemandangan berbeda kemungkinan besar akan segera menghiasi halaman kantor-kantor pemerintahan di Kabupaten Ciamis.
Jika biasanya deretan mobil dinas dan kendaraan pribadi ASN berjejer rapi, dalam waktu dekat, pemandangan itu mungkin akan berganti dengan parkiran sepeda atau kursi-kursi kosong karena kebijakan bekerja dari rumah.
Pemerintah Kabupaten Ciamis tengah menyiapkan langkah revolusioner untuk menjawab tantangan krisis energi global.
Bukan sekadar imbauan, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya tengah mematangkan regulasi yang akan memaksa para Aparatur Sipil Negara (ASN) mengubah gaya hidup mereka demi penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Baca Juga:Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop
Wacana ini bukan tanpa alasan. Sebagai respons nyata terhadap instruksi Pemerintah Pusat mengenai efisiensi energi, Pemkab Ciamis kini sedang menimbang-nimbang skenario terbaik.
Awalnya, opsi Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sempat menguat. Namun, Bupati Herdiat tak ingin gegabah. Ia kini tengah mengkaji opsi lain yang jauh lebih sehat dan membumi.
Opsi itu adalah mewajibkan ASN yang berdomisili dekat kantor untuk bersepeda (gowes), sementara mereka yang tinggal jauh didorong menggunakan transportasi umum.
“Terkait kebijakan hemat BBM, rencananya akan diberlakukan WFH bagi ASN di hari Jumat. Namun, kondisi tersebut akan kita kaji lagi mekanismenya,” ujar Herdiat saat ditemui awak media, Rabu (1/4/2026).
Meski ada pembatasan penggunaan kendaraan hingga potensi bekerja dari rumah, Bupati Herdiat memberikan jaminan kuat kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa "diet BBM" ini tidak akan membuat kualitas pelayanan publik menjadi loyo.
Baca Juga:KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi
Baginya, efisiensi energi adalah soal manajemen waktu dan cara kerja, bukan soal menurunkan performa.
“Tunggu saja, kita akan kaji bagaimana teknisnya. Secepatnya akan kita buat Surat Edaran (SE) resmi agar semua jelas,” tegasnya dengan nada optimistis.
Di tengah isu kelangkaan energi yang menghantui berbagai daerah, Herdiat memastikan bahwa ketersediaan stok BBM di Tatar Galuh saat ini sebenarnya masih dalam kategori aman dan stabil. Koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait di wilayah Priangan Timur pun terus dilakukan secara berkala.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Hemat BBM, Bupati Ciamis Wacanakan ASN Wajib Ngantor Pakai Sepeda atau Angkot"