Perempuan Muda Berkaus Geng Motor Tewas dengan Kondisi Mulut Berbusa, Polisi: Broken Home

"Anaknya broken home sejak masih sekolah kelas IV SD," imbuh Tommy.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 15 Februari 2022 | 10:38 WIB
Perempuan Muda Berkaus Geng Motor Tewas dengan Kondisi Mulut Berbusa, Polisi: Broken Home
Rumah tempat korban PM ditemukan tewas dengan berkaus geng motor, Ahad malam, 13 Februari 2022. Rumah ini berlokasi di Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

SuaraJabar.id - Seorang perempuan muda berinisial PM (19) ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa di di rumah temannya di Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/2/2022) malam lalu.

Dari keterangan polisi, perempuan yang ditemukan menggunakan kaus bergambar lambang sebuah geng motor itu mengalami broken home.

Kapolsek Kebonpedes Iptu Tommy Ganhany Jaya Sakti mengatakan, sebelum meninggal, korban tidak tinggal bersama orang tua kandungnya. Sejak PM kelas IV SD, ibunya menjadi Tenaga Kerja Indonesia atau TKI di Arab Saudi, sedangkan ayahnya mengaku sudah menikah lagi.

"Korban tinggal bersama neneknya di Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi," katanya, Senin (15/2/2022).

Baca Juga:Kasus COVID-19 di Kabupaten Sukabumi Bertambah 426 Orang dalam Sepekan

"Anaknya broken home sejak masih sekolah kelas IV SD," imbuh Tommy.

Ayah korban, SA (38 tahun) kepada polisi mengaku menyesal sudah lama tak pernah bertemu korban.

Diberitakan sebelumnya, PM (19 tahun) ditemukan tewas dalam keadaan mulut mengeluarkan busa. Korban meninggal dalam posisi terlentang di atas kasur.

Pada tubuhnya didapati tato, tepatnya di bagian tangan kanan dan kiri. Tak hanya itu, saat ditemukan, korban mengenakan kaus hitam berlambang salah satu geng motor.

Hingga kini, polisi belum bisa mengungkap penyebab pasti kematian PM. Sebab, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

Baca Juga:Santriwati Korban Pencabulan Oknum Guru Pesantren di Sukabumi Berjumlah 3 Orang, Satu di Antaranya Hamil 3 Bulan

"Pihak keluarga juga tidak membuat laporan dan menerima kejadian tersebut murni sebagai musibah," kata Tommy.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak