Pemakaman Billy Garibaldi, Korban Pembantaian OPM Asal Bandung Dihadiri Ratusan Orang

"Penghilangan nyawa manusia, siapa pun dia tak dibenarkan dalam agama manapun, termasuk dalam konteks HAM, kata Ketua Paguyuban Pasundan Wilayah Papua.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 09 Maret 2022 | 12:09 WIB
Pemakaman Billy Garibaldi, Korban Pembantaian OPM Asal Bandung Dihadiri Ratusan Orang
Ratusan orang antar Billy Garibaldi ke permakaman. Billy Garibaldi merupakan korban OPM di Papua. [Ayobandung.com/Mildan Abdalloh]

SuaraJabar.id - Jenazah Billy Garibaldi, salah satu pekerja dalam proyek Palapa Timur Telematika yang Tewas dibantai OPM di Tower B3 Beoga, Kabupaten Puncak, Papua dimakamkan di permakaman keluarga, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Rabu (9/3/2022).

Terlihat ratusan orang turut mengantarkan jenazah Billy ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Sejak dari rumah duka, Kampung Cibuah, Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, puluhan kendaraan mengiringi jenazah Billy untuk dikebumikan.

Isak tangis keluarga tidak henti-hentinya terdengar selama prosesi pemakaman. Prosesi pemakaman selesai sekira pukul 10.30 WIB.

Dedi Julian Taufiq, salah seorang kerabat almarhum mengatakan, jenazah Billy tiba di rumah duka pada Rabu 9 Maret 2022 pukul 02.30 WIB.

"Jenazah datang tadi dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Pagi ini langsung dimakamkan," ujar Dedi.

Baca Juga:Doni Salamanan Ditahan, Warganet Bandingkan dengan Indra Kenz: Crazy Rich Ini Suka Sedekah

Billy menjadi korban pembataian KKB Papua awal Maret 2022. Dalam kejadian tersebut selain Billy terdapat juga 7 korban tewas lainnya.

Pria berusia 41 tahun tersebut sedang bertugas di PT PTT tempatnya bekerja. Namun nahas, KKB mendatangi tenda Billy dan rekan-rekannya dan langsung melakukan pembantaian.

Sementara itu, Warga Pasundan berharap negara hadir dan melindungi siapa pun dari aksi kekerasan.

Paguyuban Pasundan di tanah Papua juga mengutuk keras tindakan yang tidak berperikemanusiaan terhadap warga sipil yang sedang merantau, bekerja dalam proyek Palapa Timur Telematika.

“Duka mendalam kami rasakan dengan kehilangan keluarga, masyarakat dari warga paguyuban. Penghilangan nyawa manusia, siapa pun dia tak dibenarkan dalam agama manapun, termasuk dalam konteks HAM,” kata Ketua Paguyuban Pasundan Wilayah Papua, Entis Sutisna, Rabu (9/3/2022).

Baca Juga:Tiba di Jakarta, Jenazah Korban Penyerangan di Papua Dimakamkan di Bojong Gede

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak