facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ada Bahan Pokok yang Harganya Naik Lebih dari 100 Persen, Pemkab Tasikmalaya Bakal Lakukan Ini

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 16 Maret 2022 | 13:19 WIB

Ada Bahan Pokok yang Harganya Naik Lebih dari 100 Persen, Pemkab Tasikmalaya Bakal Lakukan Ini
ILUSTRASI pedagang cabai rawit di pasar tradisional. [Suara.com/Wivy]

Cabai rawit naik jadi Rp 65 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram.

SuaraJabar.id - Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terpantau mengalami kenaikan jelas bulan suci Ramadan ini.

Kenaikan harga bahan pokok salah satunya terpantau terjadi di Pasar Singaparna. Di pasar tersebut, beberapa bahan pokok mengalami kenaikan yang signifikan, bahkan ada yang kenaikannya lebih dari 100 persen.

Cabai rawit misalnya, naik jadi Rp 65 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram. Sementara bawang naik dari Rp 20 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram.

Untuk mengantisipasi terjadi lonjakan harga berkepanjangan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan melakukan operasi pasar. Operasi melalui Dinas Ekonomi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan tersebut selambat-lambatnya satu pekan sebelum memasuki bulan Ramadan.

Baca Juga: Geruduk Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Massa Karang Taruna Orasi di Atas Meja Anggota Dewan

“Nanti kami akan gelar operasi, baik ke pasar tradisional maupun ke pasar induk. Kami lakukan bersama pihak Kementerian dan Pemerintah Provinsi,” ujar Iwan Ridwan Kadis Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya.

Selain menjalang Ramadan, operasi pasar juga akan dilakukan menjelang Idulfitri. Kata Iwan, operasi kedua nanti pihaknya akan bersama-sama dengan Sargas Pangan. Tujuannya sama, mengontrol agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.

Menekan Harga

Iwan sendiri menganggap penting operasi pasar dan bekerja sama dengan Satgas Pangan. Lantaran dengan dua ikhtiar tersebut pihaknya yakin dapat menekan harga kebutuhan pokok.

“Kami bisa menekan harga kalau memang ketersediaan komoditasnya aman, dan itu yang tahu pasti adalah Bidang Pangan di Dinas Pertanian. Jadi, nanti kita pastikan stok pangan di lumbung-lumbung pertanian atau petaninya,” lanjut Iwan.

Baca Juga: Luhut Sebut Puasa dan Lebaran Tahun Ini Bisa Dijalankan Lebih Bebas, Ini Syaratnya

Sementara peran dari Satgas Pangan adalah terus memantau dan mengecek lumbung dan stok kebutuhan pokok sampai ke pasar tradisional. Sehingga dengan demikian Iwan dapat memastikan bahwa kesiapan pangan menjelang Ramadan dan lebaran bisa aman.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait