facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Satu dari Tujuh Teroris yang Ditangkap Densus 88 Merupakan Warga Kota Bandung, Ini Penjelasan Ketua RT Setempat

Galih Prasetyo Selasa, 19 April 2022 | 18:16 WIB

Satu dari Tujuh Teroris yang Ditangkap Densus 88 Merupakan Warga Kota Bandung, Ini Penjelasan Ketua RT Setempat
Petugas kepolisian bersenjata lengkap berusaha melumpuhkan terduga teroris di Kantor Kelurahan Arjuna, Bandung, Jawa Barat, Senin (27/2).

Ada penangkapan tujuh orang terduga teroris oleh personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Cirebon, Bogor, Bandung, dan Garut

SuaraJabar.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat lewat Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan ada penangkapan tujuh orang terduga teroris oleh personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Cirebon, Bogor, Bandung, dan Garut, pada Minggu (17/4).

"Benar ada penangkapan teroris oleh Densus 88. Para tersangka dibawa ke Mabes Polri," kata Ibrahim di Bandung, Jawa Barat, Selasa mengutip dari Antara. 

Namun Ibrahim belum menjelaskan secara rinci identitas atau inisial tersangka serta asal daerah para tersangka yang ditangkap Densus 88 tersebut.

Dalam penangkapan itu, tambahnya, Densus 88 bergerak sendiri tanpa bantuan personel dari Polda Jawa Barat.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Tujuh Teroris Ditangkap di Bogor hingga Bandung, Dua Tahun Diburu

Adapun terduga teroris yang ditangkap di Kota Bandung diketahui merupakan warga yang berdomisili di kawasan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik.

Ketua RW setempat, Sodikin, mengaku turut menjadi saksi dalam proses penggeledahan rumah terduga teroris berinisial A di kawasan Arcamanik itu.

Menurut Sodikin, penggeledahan dilakukan Minggu malam sekitar pukul 22.00 WIB. Namun sebelumnya, katanya, terduga teroris A telah ditangkap di tempat lain oleh Densus 88.

Dari penggeledahan yang dilakukan, Sodikin mengatakan aparat Densus 88 mengamankan sejumlah barang seperti dokumen, ponsel, buku kitab, hingga sebilah samurai.

"Katanya, ini teroris sudah dicari dua tahun yang lalu, baru ditangkap sekarang," ujar Sodikin.

Baca Juga: Jokowi Minta PPATK Tingkatkan Kemampuan Tangani Masalah Pencucian Uang Dan Pendanaan Terorisme

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait