facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waspada Peredaran Uang Palsu Menjelang Lebaran Mulai Marak di Cimahi

Andi Ahmad S Rabu, 20 April 2022 | 14:48 WIB

Waspada Peredaran Uang Palsu Menjelang Lebaran Mulai Marak di Cimahi
Ilustrasi peredaran uang palsu. [Shutterstock]

Pelaku disebut membeli rokok di dua warung namun menggunakan uang palsu dengan pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000.

SuaraJabar.id - Memanfaatkan momentum lebaran tahun ini, para pelaku pengedar uang palsu mulai marak di Kota Cimahi. Pemilik warung pun menjadi salah satu targetnya.

Baru-baru ini, viral di media sosial WhatsApp Group yang menyebutkan dua warung di wilayah Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi yang menjadi sasaran peredaran uang palsu.

Pelaku disebut membeli rokok di dua warung namun menggunakan uang palsu dengan pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000.

"Kanggo wargi Cimahi nu gaduh warung kedah ati" bieu aya nu beli roko uangna palsu tos 2 warung nu katipu di Citaman Cigugur Tengah (buat warga Cimahi yang punya warung harus hati-hati, barusan ada yang beli rokok uangnya palsu. Sudah ada 2 warung yang tertipu)," tulis pesan berbagai yang dikutip Suara.com dari sebuah WhatsApp Group warga.

Baca Juga: Janji Bayar Upah Lembur Karyawan, FAKTA: Transjakarta Berbohong

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan meminta masyarakat lebih teliti saat bertransaksi atau melakukan penukaran di jasa-jasa penukaran uang. Apalagi menjelang lebaran, yang biasanya dimanfaatkan oleh para pelaku.

"Memang betul kejahatan mulai meningkat. Tapi kita tetap waspada dan mengimbau kepada masyarakat agar terus berhati-hati," imbuh Imron pada Rabu (20/4/2022).

Imron menyebutkan, kasus peredaran uang palsu ini diprediksi meningkat melihat momentum mudik dan hari raya Idul Fitri. Fenomena ini menjadi fenomena tahunan, jasa penukaran uang laris manis diserbu masyarakat.

"Patroli kita galakkan baik pagi siang dan malam. Termasuk beberapa tempat yang kita curigai, yakni peredaran uang palsu," sebut Imron.

Imron menyampaikan, pengawasan juga polisi lakukan di obyek-obyek vital. Personel sudah ditempatkan di bank-bank yang berada di Kota Cimahi dan Bandung Barat untuk pengawasan.

Baca Juga: 10 Lagu Indonesia tentang Cinta Beda Agama, Penyanyi Mahalini Jadi Kenyataan

"Kalau untuk obyek vital dari unit kita sudah kita terjunkan. Karena di sini di Kota Cimahi dan Bandung Barat tidak ada bank Indonesia. Tapi kita sudah tempatkan personel di beberapa bank untuk mengamankan," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait