facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terlibat Bentrokan Berdarah di Ladang Tebu, Anggota DPRD Indramayu Fraksi Demokrat Dituntut 12 Tahun Bui

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 12 Mei 2022 | 19:26 WIB

Terlibat Bentrokan Berdarah di Ladang Tebu, Anggota DPRD Indramayu Fraksi Demokrat Dituntut 12 Tahun Bui
JPU saat membacakan tuntutan saat sidang terhadap terdakwa Anggota DPRD Indramayu Fraksi Demokrat Taryadi di Indramayu, Jawa Barat, Kamis. [ANTARA/Ho-Gus]

Kasus bentrokan berdarah itu sendiri mengakibatkan dua petani penggarap lahan tebu milik PG Jatitujuh tewas.

SuaraJabar.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Demokrat Taryadi dituntut hukuman 12 tahun penjara dalam kasus bentrokan berdarah di ladang tebu yang mengakibatkan dua orang tewas.

Tuntutan terhadap Taryadi dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Indramayu, Jawa Barat, Kamis (12/5/2022).

"(Meminta majelis hakim) menjatuhkan (hukuman penjara) kepada terdakwa Taryadi Bin Dawud selama 12 tahun, dikurangi masa tahanan yang sedang dijalani," kata Tim JPU dikutip dari Antara.

Kasus bentrokan berdarah itu sendiri mengakibatkan dua petani penggarap lahan tebu milik PG Jatitujuh tewas.

Baca Juga: Penjual Mangga di Indramayu dapat Rezeki Nomplok Selama Libur Lebaran 2022, Bisa Kantongi Rp 12 Juta per Hari

Sidang lanjutan perkara pidana dilakukan secara virtual dengan Nomor Perkara No.30/ Pid.B / 2022 / PN.Idm dengan terdakwa Taryadi yang merupakan Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Indramayu.

JPU menuntut Taryadi dengan sangkaan Pasal 338 jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana, Pasal 170 ayat (3) KUHPidana, Pasal 160 KUHPidana dan Pasal 107 huruf a jo UU No 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

Sidang tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua Yogi Dulhadi, Hakim Anggota I Ade Satriawan, dan Hakim Anggota II Ade Yusuf.

Dalam sidang tersebut juga dihadiri oleh simpatisan dari terdakwa Taryadi sebanyak 18 orang dan 32 orang lainnya juga menyaksikan sidang tersebut.

Sidang kasus bentrokan berdarah yang mengakibatkan dua petani tebu tewas itu selalu dipadati oleh para pendukung, baik dari yang pro maupun kontra.

Baca Juga: Gus Dur Pernah Ramalkan Prabowo Jadi Presiden di Usia Tua, Cucu Pendiri NU: InsyaAllah 2024

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait