facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Aryanto Misel Klaim Ciptakan Alat yang Bisa Ubah Air Jadi Bahan Bakar Sepeda Motor

Ari Syahril Ramadhan Jum'at, 20 Mei 2022 | 09:08 WIB

Aryanto Misel Klaim Ciptakan Alat yang Bisa Ubah Air Jadi Bahan Bakar Sepeda Motor
Sepeda motor milik Babinsa yang menggunakan "Nikuba" saat dihidupkan di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (19/5/2022). [ANTARA/Khaerul Izan]

"Alat ini saya namakan Nikuba, tercipta karena keprihatinan saya kepada tukang ojek yang harus mengeluarkan uang banyak untuk membeli BBM," kata Aryanto.

SuaraJabar.id - Seorang warga Desa Lemahabang Wetan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengklaim menciptakan alat konverter air dijadikan bahan bakar untuk sepeda motor.

Warga bernama Aryanto Misel tersebut menamakan alat ciptaannya "Nikuba". Ia mengklaim konverter itu bisa mengubah air menjadi hidrogen yang bisa digunakan sebagai bahan bakar sepeda motor.

Menurutnya, satu liter air bisa digunakan untuk menempuh jarak ratusan kilometer.

"Alat ini saya namakan Nikuba, tercipta karena keprihatinan saya kepada tukang ojek yang harus mengeluarkan uang banyak untuk membeli BBM," kata Aryanto, Kamis (19/5/2022) dikutip dari Antara.

Baca Juga: Kisah Bisnis Halal Polisi Tukijan, Kapolsek Jadi Peternak Sapi dengan Keuntungan Ratusan Juta Rupiah

Aryanto mengatakan, mesin "Nikuba" itu merupakan singkatan dari "niku banyu" yang berarti dalam bahasa Indonesia itu air.

Menurutnya mesin "Nikuba" mengubah atau konverter dari air ke hidrogen, sehingga bisa digunakan menjalankan mesin sepeda motor.

Ia mengakui, butuh waktu lama untuk menciptakan mesin tersebut, dan itu terinspirasi dari para tukang ojek yang setiap hari harus membeli bensin dengan kisaran Rp20-25 ribu.

"Cara kerja mesin ini itu mengubah air menjadi hidrogen, dan langsung disalurkan ke ruang pembakaran," tuturnya.

Aryanto mengaku sepeda motor yang digunakan mesin tersebut tidak perlu lagi dilakukan modifikasi terlebih dahulu, hanya saja hanya ditambah alat pengubah air menjadi hidrogen dengan berat kurang dari 5 kilogram.

Baca Juga: Serba-serbi Sento, Pemandian Air Panas Umum Jepang untuk Bersosialisasi

Aryanto mengatakan pernah melakukan uji coba dari Cirebon ke Semarang, dan hasilnya hanya satu liter air bisa digunakan pulang pergi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait