Talkshow Tasikmalaya Makin Cakap Digital Beberkan Peluang dan Tantangan Kaum Perempuan Mengakses Teknologi

Kaum perempuan di era digital saat ini masih memiliki tantangan besar untuk bisa mendapatkan akses teknologi.

Galih Prasetyo
Sabtu, 04 Juni 2022 | 12:34 WIB
Talkshow Tasikmalaya Makin Cakap Digital Beberkan Peluang dan Tantangan Kaum Perempuan Mengakses Teknologi
Talkshow Tasikmalaya Makin Cakap Digital (tangkapan layar Youtube)

SuaraJabar.id - Kaum perempuan di era digital saat ini masih memiliki tantangan besar untuk bisa mendapatkan akses teknologi. Hal itu yang menjadi salah satu pembahasan di talkshow Tasikmalaya Makin Cakap Digital yang digelar pada hari ini, Sabtu (4/6/2022).

Acara yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Suara.com, Kapol.id, ICT Watch, Taman Jingga, Harian Rakyat, serta Pemkot Tasikmalaya berlangsung di Move On Cafe, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pada talkshow hari ini, sejumlah pematik dihadirkan yakni Neni Nur Hayati, Direktur DEEP Indonesia, Ipa Zumrotal Falilah, Direktur Taman Jingga serta Asep Saefullah, Media Development Specialist Suara.com

Dalam pemaparannya, Neni Nur Hayati dari DEEP Indonesia menjelaskan bagaimana tantangan dan yang akan dihadapi kaum perempuan di era digital saat ini.

Baca Juga:LIVE STREAMING: Makin Cakap Digital dengan Pengenalan dan Literasi Media

Menurut Neni berdasarkan Global Gender Gap Report 2021 yang dirilis oleh World Economic Forum, posisi perempuan di Indonesia untuk mengakses teknologi masih jauh di bawah negara-negara di ASEAN.

"Posisi Indonesia, kalau di ASEAN kita masih di urutan keenam. Jadi kita masih di bawah Filipina, masih di bawah Singapura, masih di bawah Thailand, di bawah Vietnam, serta di bawah Laos," ucap Neni.

Talkshow Tasikmalaya Makin Cakap Digital
Talkshow Tasikmalaya Makin Cakap Digital

Bahkan secara global, posisi Indonesia masih berada di ururan ke-101 dari 156 negara. "Skor kita hanya 0,688, yang kemudian indikatornya apa saja? Ada persoalan kesehatan, lalu kemudian pertumbuhan ekonomi, kesempatan, serta political environment jadi kita masih berada di bawah,"

Hal ini yang menurut Neni menjadi tantangan terbesar kaum perempaun di Indonesia pada era digital seperti sekarang.

"Ini menjadi PR besar bagi kita. Lalu bagaimana pertumbuhan ekonomi itu bisa berkembang dengan ditopang kaum perempuan untuk mengakses digital,"

Baca Juga:Sukabumi Makin Cakap Digital Hari Ini Berlangsung di Kampus Nusa Putra, Ajak Anak Muda Terus Produktif dengan Internet

Neni menegaskan bahwa kehadiran internet sangat urgent diakses oleh perempuan di Indonesia. Dengan akses luas untuk perempuan mendapatkan internet maka makin terbuka proses kreatif.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak