facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Masih Pikir-pikir soal Maju di Pilgub Jabar, Desy Ratnasari Ngaku Diarahkan Zulhas Lakukan Ini

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 23 Juni 2022 | 15:05 WIB

Masih Pikir-pikir soal Maju di Pilgub Jabar, Desy Ratnasari Ngaku Diarahkan Zulhas Lakukan Ini
Desy Ratnasari usai menemani Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau bahan pokok di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Kamis (23/6/2022). [Ayobandung.com/Gelar Aldi S]

"Apa pun tugasnya, saya sebagai kader harus siap," kata Desy Ratnasari.

SuaraJabar.id - Desy Ratnasari mengaku dirinya masih fokus untuk mempertahankan posisinya di kursi DPR RI Dapil Jabar IV.

Hal itu diungkapkan Desy Ratnasari usai menemani Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau bahan pokok di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Kamis (23/6/2022).

Terkait kemungkinan untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2024 mendatang, Dessy mengaku masih pikir-pikir.

"Arahan dari Ketum (Zulkifli Hasan) jelas sampai detik ini, saya, Rasyid Rajasa (Putra Hatta Rajasa) akan maju ke pemilihan DPR RI Dapil Jabar 1, saya tetap di Dapil Jabar 4," kata Desy Ratnasari.

Baca Juga: Zulkifli Hasan: Warga Bisa Beli Minyak Goreng Curah 10 Liter Pakai Satu KTP

"Saya tetap memimpin di Jabar (DPW PAN). Tentunya belum ada hal-hal yang dibicarakan terkait dengan Pemilihan Gubernur (Jabar)," ujarnya menambahkan.

Pelantun lagu tenda biru itu mengaku siap maju dalam Pemilihan Gubernur Jabar, bilamana nantinya diperintah langsung oleh partai.

"Apa pun tugasnya, saya sebagai kader harus siap," katanya.

Meski begitu, sebagai kepala PAN di Jabar, pihaknya kini masih fokus dalam menjalankan agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) serentak DPD PAN se-Jabar untuk memutuskan nama-nama Capres dan Cawapres 2024.

"Tugas kami sekarang menangkap aspirasi dari saudara-saudara kami di tingkat bawah sampai atas. Nanti (hasil Rakerda) disampaikan di Rakernas," katanya.

Kendati demikian, di tingkat DPW PAN Jabar sendiri, Desy tak menampik sudah membidik sejumlah tokoh untuk nama Capres dan Cawapres nanti.

"Pembidikan pasti ada, tapi tidak ditentukan oleh kami. Jadi ditentukan DPD masing-masing sehingga betul-betul menangkap aspirasi dari masing-masing wilayah," tukasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait