GP Ansor dan Banser di Bandung Rapatkan Barisan, Siap Geruduk Holywings Lagi jika Pemiliknya Tak Penuhi Ini

Selama menunggu waktu 2x24 jam untuk Holywings, ia mengimbau agar kader Ansor maupun Banser yang ada di Bandung untuk dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan apapun.

Ari Syahril Ramadhan
Minggu, 26 Juni 2022 | 20:43 WIB
GP Ansor dan Banser di Bandung Rapatkan Barisan, Siap Geruduk Holywings Lagi jika Pemiliknya Tak Penuhi Ini
Massa GP Ansor Kota Bandung Geruduk Holywings. [Antara]

SuaraJabar.id - Wakil Sekretaris GP Ansor Kota Bandung Mohamad Grandy mengatakan, pihaknya memberikan waktu 2x24 jam bagi Holywings Indonesia untuk memenuhi tuntutan mereka.

Hal tersebut diungkapkan Mohamad Grandy di sela menggelar aksi di alah satu outlet Holywings Indonesia di Jalan Karangsari, Kota Bandung, Jawa Barat pada Minggu (26/6/2022).

"Jika dalam waktu 2x24 jam pihak Holywings Indonesia tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut maka kami akan datang kembali ke Holywings dengan membawa seluruh kader GP Ansor maupun Banser yang ada di Kota Bandung," katanya.

Selama menunggu waktu 2x24 jam ia mengimbau agar kader Ansor maupun Banser yang ada di Kota Bandung untuk dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan apapun.

Baca Juga:Pengadaan Interior Ruang Kerja DS dan Sahrul Gunawan Telan Rp 2 Miliar, Gun Gun: Waktunya Tepat atau Tidak?

Akan tetapi, ia juga meminta kepada seluruh kader dan PAC GP Ansor serta Satkoryon Banser untuk dapat merapatkan barisan.

"Atas nama PC GP Ansor kami menghimbau dan menginstruksikan kepada seluruh PAC GP Ansor dan Satkoryon Banser se-Kota Bandung untuk merapatkan barisan," kata dia.

"Jika ternyata pihak Holywings tidak dapat memenuhi tuntutan kita maka akan kembali bergerak bersama-sama sesuai dengan semboyan kita Ansor Maju Satu Barisan, Seribu Rintangan Patah Semua," lanjut dia.

Sebelumnya, Massa GP Ansor datang untuk mengantarkan surat somasi terkait promosi yang dilakukan Holywings Indonesia dengan cara membagikan minuman keras gratis bagi mereka yang bernama Muhammad.

Surat somasi itu ditandatangani oleh Ketua GP Ansor Kota Bandung Nasrullah Jamaludin, Phd dan Sekretarisnya Dery Jamaludin Basari MM GP Ansor Kota Bandung menyatakan beberapa hal.

Baca Juga:Perpustakaan dengan Konsep Rumahan di Kineruku Bandung

Hal yang pertama, GP Ansor menilai bahwa kegiatan promosi dengan mengaitkan minuman beralkohol dengan nama Muhammad adalah sebuah tindakan yang sangat menghina, melecehkan dan menistakan Yang Mulia Nabi Besar Muhammad Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak