Peneliti Ungkap Potensi Gempa Besar di Bandung Barat Akibat Sesar Lembang dan Cimandiri

Panjang Sesar Cimandiri itu membantang dari kawasan Padalarang Bandung Barat hingga Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

Galih Prasetyo
Sabtu, 30 Juli 2022 | 09:11 WIB
Peneliti Ungkap Potensi Gempa Besar di Bandung Barat Akibat Sesar Lembang dan Cimandiri
ilustrasi gempa bumi (Pixabay.com/Tumisu)

SuaraJabar.id - Ancaman gempa bumi dengan kekuatan cukup besar bisa terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) akibat dari Sesar Lembang dan juga Sesar Cimandiri yakni segmen patahan Rajamandala.

Menurut Pusat Riset Kebencanaan Geologi pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah memetakan panjang Sesar Cimandiri mencapai 100 kilometer.

Panjang Sesar Cimandiri itu membantang dari kawasan Padalarang Bandung Barat hingga Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

Sesar Cimandiri dibagi menjadi tiga segmen dengan potensi gempa besar bermacam-macam.

Baca Juga:Warga Bandung Barat Bawa Sesajen ke Sesar Lembang dan Sembelih Kambing Hitam di Puncak Gunung Batu, Ada Apa?

Segmen pertama yakni Cimandiri di daerah Sukabumi dengan potensi gempa 6,7 magnitudo, segmen kedua yakni Cibeber di Kabupaten Cianjur dengan potensi gempa 6,5 magnitudo, dan terakhir segmen Sesar Rajamandala dengan potensi gempa 6,6 magnitudo.

Untuk upaya mitigasi bencana akibat Sesar Cimandiri, peneliti dari BRIN meminta pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan izin bangunan di area lintasan sesar segmen Rajamandala, meliputi Kecamatan Cipatat dan Padalarang.

"Kita rekomendasikan kepada pemerintah daerah setempat membuat desa tangguh bencana, memperkuat bangunan tahan gempa, serta memperketat izin bangunan. Jangan sampai melewati atau berada tepat di atas Sesar Cimandiri," kata Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Nuraini Rahma Hanifa mengutip dari AyoBandung--jaringan Suara.com

Jika dibanding Sesar Lembang, Sesar Cimandiri justru lebih rendah area terbangunnya. Kondisi itu bisa jadi modal bagi pemerintah untuk sedari dini memperketat izin bangunan.

"Kalau dilihat sepanjang sesar Lembang, area yang dilewati hampir seluruhnya merupakan kawasan terbangun, tapi untuk sesar Cimandiri kawasan terbangunnya gak banyak. Jadi, bisa diantisipasi dari sekarang kalau udah tahu jalurnya, jangan ada izin untuk membangun di sana," tambahnya.

Baca Juga:Kota Bandung Disebut Beruntung Meski Dekat dengan Sesar Lembang, Ini Alasannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak